
Brigjen Lucky Avianto
JawaPos.com - Brigjen Lucky Avianto dikenal sebagai prajurit Kopassus TNI yang berpestasi. Dia tercatat pernah hattrick menjadi lulusan terbaik. Yakni, lulusan terbaik Akademi Militer, hingga meraih Adhi Makayasa 1996, lulusan terbaik Dikreg Seskoad Angkatan XLIX 2011, dan juga lulusan terbaik Dikreg XLVI Sesko TNI 2019. Di balik semua prestasinya, dia ternyata suka menulis.
Lucky Avianto yang kini menjadi perwira tinggi TNI-AD itu sejak 27 April 2023 mengemban tugas sebagai Staf Khusus Kasad. Keunikan perwira tinggi penyandang empat gelar langka TNI itu adalah kesukaannya menulis.
Karya tulisnya pernah sampai menjuarai Lomba Karya Tulis TNI AD. Seperti Lomba Karya Tulis Binsat TNI AD dan Lomba Karya Tulis Teritorial Tingkat TNI AD. Tidak hanya itu, dia juga aktif menulis buku yang biasa dijadikan rujukan untuk perwira TNI AD.
Hingga saat ini, jumlah buku yang ditulisnya sudah mencapai 30 judul buku. Buku tersebut, kebanyakan berupa dokumentasi pengalaman di lapangan.
Contohnya, buku berjudul Aplikasi dan Kumpulan Teori Siap Seskoad yang biasa digunakan untuk siswa saat tes Seskoad. "Ini semata-mata adalah bentuk kepedulian senior kepada juniornya. Diharapkan materi-materi ini dapat memberikan gambaran dalam pelaksanaan tes Seskoad," katanya.
Karir militer Lucky Avianto diawali di Kopassus. Mulai dari Danton, Danki, Pasiops Batalyon, Kasiops Grup-1, Wadanyon-11, Danyonif-400/Banteng Raiders, Danyonif-500/Raider, Dandim-0829/Bangkalan, Waasops Danjen Kopassus, Asren Danjen Kopassus, Asops Danjen Kopassus, Asops Kasdam XVIII/Kasuari, dan Danrindam XII/Tanjungpura.
Kemudian Lucky Avianto pecah bintang ketika menjabat Kapusdiklat BIN. Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Staf Khusus Kasad dalam rangka Pendidikan Lemhannas PPSA XXIV tahun 2023. Semasa masih berpangkat Kolonel, Lucky Avianto menjadi satu dari tiga Perwira TNI yang memiliki gelar langka semasa sejarah militer Indonesia.
Lucky juga membuktikan prestasinya bukan hanya dalam penugasan di dalam negeri. Tetapi juga di luar negeri seperti saat tergabung dalam penugasan sebagai Military Observer di Congo pada tahun 2009 atau ketika memimpin Satgas Indobatt Konga XXIII-G/UNIFIL di Lebanon.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
