
Artis Uya Kuya gencar mengadvokasi kalangan pekerja migran Indonesia yang ada di Hongkong.
JawaPos.com–Surya Utama alias Uya Kuya harus berlapang dada menerima kekalahan dari Sigit Purnomo atau Pasha Ungu di pertandingan balap karung. Pasha beserta empat anggota tim yang lain berhasil keluar sebagai pemenang dan melaju ke final.
Usai lomba, Uya mengakui kehebatan vokalis grup band Ungu tersebut. Dia menyampaikan kondisi fisiknya sudah tidak seprima dulu. Mengingat usianya yang kini hampir memasuki 50 tahun.
”Lawan Pasha tipis banget. Gue udah ngos-ngosan banget tadi. Nggak kebayang kalau lanjut ke pertandingan berikutnya. Bisa habis napas gue, ngap,” kata Uya di perayaan HUT PAN ke-25 bertajuk PANtura (PAN Turnamen) di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (29/8) malam.
Selain faktor usia, Uya menyebut kekalahannya itu karena kelelahan. Sebab sebelum bertanding, personel grup musik Tofu Reunion itu juga tampil menghibur para tamu dengan sederet lagu populer.
”Kecapean juga gara-gara nyanyi di awal. Terus lari-lari. Jadi, cukup menguras energi,” ujar Uya.
Meski begitu, Uya menerima kekalahan tersebut. Sebab dari situ, dia menyadari pentingnya untuk menerapkan pola hidup sehat.
”Iya nih, gue jarang olahraga. Sekarang jadi harus sering olahraga berarti,” cetus Uya.
”Tapi nggak apa-apa lah kalah pertandingan di sini, yang penting menangnya nanti duduk di kursi di Senayan,” lanjut Uya, bacaleg DPR RI 2024 itu.
Selain Uya dan Pasha, acara tersebut juga diikuti sejumlah artis. Ada Eko Patrio, Verrell Bramasta, Desi Ratnasari, Nisya Ahmad, dan lainnya. Raffi Ahmad dan Nagita Slavina ditunjuk sebagai pembawa acara yang juga diikuti sederet pejabat.
Mereka turut bertanding di berbagai permainan tradisional seperti tarik tambang, balap karung, bakiak, dan galasin.
”Kegiatan ini memang bertujuan untuk mengangkat kembali permainan tradisional yang sudah banyak dilupakan di era ini,” tutur Zita Anjani, ketua panitia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
