Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 15.32 WIB

Endang Tirtana: Muhammadiyah Gunakan Pendekatan Holistik Tangani Covid-19

Endang Tirtana. (Istimewa) - Image

Endang Tirtana. (Istimewa)

JawaPos.com - Pandemi Covid-19 memang sudah berlalu. Bencana global itu membuat seluruh negara berjibaku menyelamatkan masyarakat terkena flu dari Tiongkok tersebut. Di Indonesia kala itu, rentang 2020 hingga 2023 seluruh elemen bangsa mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat (ormas), swasta, dan lainnya bekerja keras, bahu membahu menyelamatkan penduduk yang terkena virus Covid-19.

Muhammadiyah banyak berpartisipasi dalam penyelamatan dan penanggulangan atas Covid-19. Peran Muhammadiyah ini menjadi penelitian Endang Tirtana dalam menyiapkan disertasinya.

Disertasi itu berhasil dipertahankan dalam sidang promosi doktor Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) pada Rabu (5/2).

Dalam disertasinya, Endang mengusung tema Model Partisipasi Muhammadiyah dalam Penanganan Covid-19: Studi Kasus Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC).

Dia menemukan keberhasilan Muhammadiyah dalam menghadapi krisis dengan kehadiran MDMC. Karena Muhammadiyah menggunakan pendekatan holistik yang memprioritaskan misi sosial adaptasi, peningkatan sistem, dan antisipasi tantangan di masa mendatang.

"Penelitian ini menemukan bentuk partisipasi MDMC dalam kebijakan penanganan pandemi Covid-19 ditopang dan digerakkan oleh proses kolaborasi internal dan eksternal dan berbagai sumber daya di tingkat pusat hingga akar rumput," ujarnya.

"Serta praktik inovasi yang mampu menjawab kebutuhan dan tantangan sehingga mampu mempercepat kebijakan penanganan dampak pandemi di Indonesia," tambah Endang Tirtana.

Untuk itu, dia menyarankan Muhammadiyah membangun saluran komunikasi yang lebih efektif dengan pemerintah pusat maupun daerah. Salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan adalah membentuk forum diskusi rutin atau platform kolaboratif.

"MDMC perlu meningkatkan evaluasi program secara mendalam dan berkelanjutan untuk memastikan dampak program terhadap kebutuhan masyarakat. Selama ini, evaluasi belum menyeluruh, sehingga kualitas partisipasi masyarakat belum dapat diukur dengan presisi," jelasnya.

Selain itu, pemerintah perlu menerapkan pendekatan kolaboratif dan inovatif khususnya melibatkan organisasi berbasis agama secara luas dalam pengerbangan kebijakan. Mulai dari proses perencanaan kebijakan, implementasi dan evaluasi kebijakan

"Penelitian selanjutnya perlu menguji model partisipasi integratif ini dalam konteks krisis lainnya, seperti bencana alam dan krisis kesehatan lainnya melalui berbagai pendekatan ilmiah baik menggunakan metode kualitatif maupun kuantitatif," tutupnya.

Dalam kesempatanitu, Rektor UMJ Ma'mun Murod mengatakan, Endang Tirtana menjadi doktor pertama untuk jurusan Administrasi Publik. "Bapak Endang Tirtana resmi menyandang gelar doktor. Dan menjadi yang pertama di Administrasi Publik Fisip UMJ," katanya usai sidang terbuka di UMJ.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore