
Sati Rasuanto (DOK. TIM HUMAS VIDA)
RISIKO kejahatan keuangan bisa dialami siapa saja, termasuk perempuan. Apalagi, literasi digital dan keuangan belum merata di tengah meningkatnya penggunaan layanan fintech.
Bagi Co-Founder dan CEO Vida Sati Rasuanto, itu menjadi tantangan untuk berinovasi dalam menghasilkan teknologi yang inklusif dan ramah bagi berbagai gender.
Dengan begitu, kata Sati, pengguna layanan digital, khususnya perempuan, dapat melakukan proses onboarding dalam platform digital secara mudah, aman, dan nyaman. ”Tanpa adanya bias dan kendala terkait teknologi deteksi verifikasi identitas” ujarnya belum lama ini.
Menurut Sati, meningkatnya jumlah perempuan sebagai korban platform pinjaman dan investasi online ilegal menunjukkan rendahnya literasi keuangan dengan berbagai latar belakang yang perlu diperhatikan. Baik itu oleh pelaku bisnis industri fintech maupun pemerintah.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
