Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Januari 2023 | 22.43 WIB

Aryna Sabalenka Pasrah tanpa Bendera Negara

Aryna Sabalenka of Belarus holds the trophy after her victory in the women - Image

Aryna Sabalenka of Belarus holds the trophy after her victory in the women

SEBAGAI atlet, tampil di turnamen internasional dengan membawa bendera negara asal jelas suatu kebanggaan. Namun, jika bendera itu sedang dilarang untuk diperlihatkan, tidak ada yang bisa dilakukan si atlet.

Itulah yang kini dirasakan petenis Belarus Aryna Sabalenka di Australia Terbuka. Akibat invasi militer ke Ukraina, bendera Rusia dan Belarus dilarang nampang di turnamen tersebut. Atlet yang datang dari dua negara itu dihitung sebagai kontingen netral.

"Sebenarnya, bagiku tenis adalah tenis. Tidak ada hubungannya sama sekali dengan politik. Sebagai atlet, aku tidak punya kendali sama sekali akan hal itu?’’ ucap Sabalenka, seperti dilansir Sportbible. Namun, jika dengan melarang bendera negaranya dipasang bisa membuat banyak pihak merasa lebih baik, petenis ranking 5 dunia itu hanya bisa pasrah.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore