
Photo
JawaPos.com – Sidang tuntutan gaji pemain Gresik United musim 2017 tuntas pada 16 Oktober lalu. PT Persegres Joko Samudro (PJS) harus melunasi tunggakan gaji sebesar Rp 458 juta.
Pengadilan Negeri Gresik memberikan tenggat waktu 14 hari. Artinya, harus ada keputusan soal pelunasan pada 30 Oktober. Masalahnya, hingga kini belum ada kepastian soal pelunasan tersebut. Peralihan manajemen menjadi alasannya.
Saat ini PT PJS berada di bawah tanggung jawab Ketua DPRD Kabupaten Gresik Fandi Ahmad Yani. Namun, tunggakan gaji terjadi saat Gresik United dipegang manajemen lama. Karena itu, utang gaji tersebut tetap menjadi tanggung jawab manajemen lama. ’’Kami upayakan agar mereka (manajemen lama, Red) yang bertanggung jawab atas tunggakan gaji itu,’’ kata Toriqi Fajerin, ketua Ultras, kepada Jawa Pos.
Sayang, hingga kini Ultras belum berkomunikasi dengan manajemen lama. Sebab, manajemen lama memang cukup sulit diajak berkomunikasi. Buktinya, mereka mangkir dalam tujuh kali sidang tunggakan gaji di Pengadilan Negeri Gresik. Nah, dengan waktu yang cukup mepet, Ultras segera mengambil sikap.
Pria yang akrab disapa Kaji Riki itu berencana segera bertemu dengan manajemen lama. Sebab, waktunya tinggal tiga hari lagi sebelum keputusan siapa yang membayar harus dibuat. Namun, sebelum bertemu dengan manajemen lama, Ultras akan melangsungkan pertemuan internal. ’’Kami bakal adakan rapat internal untuk membuat keputusan karena nanti takutnya juga berdampak ke tim,’’ papar Kaji Riki.
Dia tidak ingin masalah tunggakan gaji merembet ke skuad Gresik United. Terlebih, Laskar Joko Samudro tengah berada dalam performa yang bagus. Mereka baru saja meraih kemenangan perdana setelah mengandaskan tuan rumah Celebest FC 1-0 Senin (21/10).
Hasil itu membuat kondisi tim mulai kondusif. Kondisi tersebut bisa menjadi modal baik menjelang menjamu PS Ngada pada Minggu (3/11). Kemenangan menjadi sangat penting bagi Gresik United. Sebab, dalam laga kandang sebelumnya, mereka hanya bermain imbang 0-0 kontra Perssu Sumenep Minggu (13/10). ’’Saya harap dalam laga selanjutnya kami mampu meraih hasil bagus,’’ kata pelatih Gresik United Jamal Yastro.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
