
HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS BEBAN BERAT: Dengan segala persoalan yang ada, Shin Tae-yong diharapkan bisa membawa timnas Indonesia lolos ke Piala Asia.
JawaPos.com-Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong (STY) diberi target membawa pasukan Merah Putih lolos ke putaran final Piala Asia 2023.
Namun, mewujudkan target itu sangat sulit. Sebab, di babak kualifikasi Piala Asia 2023, Indonesia akan bertemu lawan-lawan berat.
Perjuangan Indonesia pada babak kualifikasi Piala Asia 2023 dimulai pada 8 Juni. Dalam pertandingan perdana, skuad Garuda langsung ditantang tuan rumah Kuwait.
Setelah itu, skuad asuhan STY tersebut bertemu Jordania (12/6) dan Nepal (15/6).
Di atas kertas, Kuwait dan Jordania akan menjadi lawan yang menyulitkan.
Melihat rekam jejak pertemuan Indonesia dengan Kuwait, kedua tim sudah bertemu enam kali di berbagai ajang. Dalam enam pertemuan itu, Indonesia baru sekali mengalahkan Kuwait.
Satu-satunya kemenangan itu terjadi pada 19 Oktober 1980 saat kedua tim bertemu di Turnamen Merdeka. Saat itu, Indonesia menang dengan skor 2-1.
Setelah pertandingan tersebut, Kuwait dua kali menang atas Indonesia. Sementara itu, dua pertandingan lain berakhir dengan skor imbang.
Tantangan lebih berat akan dihadapi STY saat bertemu Jordania. Indonesia sudah empat kali bertemu Jordania. Dan, empat pertandingan itu selalu berakhir dengan kekalahan.
Indonesia baru akan berada di atas angin saat bertemu Nepal. Kedua tim pernah sekali bertemu pada 26 Juni 2014. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia mengungguli Nepal dengan skor 2-0.
STY menyadari lawan-lawan Indonesia di ajang kualifikasi Piala Asia 2023 sangat sulit ditaklukkan. Karena itu, STY berharap proses naturalisasi Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Shayne Pattynama dapat segera selesai.
”Saya sudah bicara dengan Menpora dan ketua umum PSSI terkait naturalisasi. Mereka mau membantu agar proses ini lebih cepat selesai. Para pemain naturalisasi itu masuk dalam plan A saya untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia,” tutur pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut.
Sandy berposisi asli fullback kanan. Namun, dia juga bisa memainkan peran sebagai center back dan gelandang kanan. Lalu, Jordi berposisi asli center back. Dia juga bisa bermain agak maju sebagai defensive midfielder.
Sementara itu, Shayne berposisi asli fullback kiri. Dia juga bisa ditempatkan sebagai gelandang.
Jika proses naturalisasi ketiganya rampung sebelum kualifikasi Piala Asia 2023, empat pemain bertahan Indonesia bakal ditempati Sandy Walsh (fullback kanan), Jordi Amat (center back), Elkan Baggott (center back), dan Shayne Pattynama (fullback kiri).
Lalu, bagaimana jika proses naturalisasi ketiganya tidak selesai menjelang dimulainya kualifikasi Piala Asia 2023? STY tetap siap tempur. ”Kalau tidak ada mereka, persiapan kami harus lebih maksimal,” tegasnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
