Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 September 2018 | 23.42 WIB

Buntut Tewasnya Haringga, Anggota APPI Sepakat Boikot Liga 1

Para pemain yang tergabung dalam APPI sepakat untuk tidak bermain di pekan ke-23 Liga 1 2018. - Image

Para pemain yang tergabung dalam APPI sepakat untuk tidak bermain di pekan ke-23 Liga 1 2018.

JawaPos.com - Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI), menyatakan akan memboikot Liga 1 pekan ke-24. Ini merupakan buntut dari meninggalnya Haringga Sirla, anggota Jakmania di Bandung, Minggu (23/9) lalu.


Meninggalnya Haringga memang membuat banyak pihak bersimpati. Apalagi almarhum bukanlah korban pertama dari perseteruan Persib Bandung vs Persija Jakarta.


Sudah ada tujuh nyawa yang melayang sia-sia dari fanatisme buta kedua kelompok suporter tersebut. BOPI sebelumnya memberi saran agar Liga 1 dihentikan sementara untuk mengawal kasus ini dan memberikan waktu suporter untuk melakukan islah damai.


Saran BOPI pun diamini para pemain yang tergabung dalam APPI. Mereka sepakat untuk memboikot pekan ke-24, sebagai bentuk bela sungkawa terhadap korban. Sekaligus mengawal kasus yang membuat banyak pihak berduka.


Berikut Pernyataan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia atas Insiden Tewasnya Suporter:


Kami Pesepak bola yang tergabung di Asosiasi Pesepakbola Profesional lndonesia (APPI) dan mewakili dari tiap-tiap klub peserta Liga 1 tahun 2018.


Merujuk pada situasi dan kondisi sepak bola Nasional saat ini, dengan adanya insiden tewasnya suporter dalam pertandingan Liga 1 antara Persib Bandung vs Persija Jakarta pada tanggal 23 September 2018 kemarin, kami menyampaikan sikap kami sebagai berikut :


1. Mengecam segala bentuk kekerasan yang terjadi terlebih merenggut nyawa yang seharusnya sepak bola menjadi sebuah olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas;


2. Meminta pihak kepolisian untuk mengusut kasus ini hingga tuntas dengan memberikan hukuman sesuai hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia dan memberikan efek jera tidak hanya bagi pelaku tapi bagi seluruh suporter di Indonesia agar hal ini menjadi yang terakhir kalinya;


3. Mendesak kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk juga dapat memberikan hukuman yang adil yang dapat memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang terkait dengan insiden ini, dikarenakan insiden ini telah berulang kali terjadi namun hukuman yang diberikan tidak memberikan dampak bagi pihak-pihak yang terkait tersebut;


4. Meminta kepada seluruh supporter Tim Liga 1 khususnya dan Tim Liga 2 untuk membuat Nota Damai atau kesepakatan bersama untuk memastikan insiden ini tidak terulang kembali, karena sepak bola Indonesia akan terancam jika insiden ini kembali berulang;


5. Nota Damai tersebut akan disinergikan dengan stakeholder sepak bola Indonesia yaitu PSSI, LIB, Kepolisian, dan Pemerintah baik Pusat maupun Daerah;


6. Kami Pesepak bola yang tergabung di Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan mewakili dari tiap-tiap klub peserta Liga 1 tahun 2018 sebagai bentuk belasungkawa atas insiden yang terjadi, dan sebagai bentuk desakan kepada suporter, kami sepakat untuk tidak bermain di pekan 24 Liga 1 tahun 2018 hingga tercapainya Nota Damai Suporter tersebut. 


Demikian pernyataan sikap kami.


Jakarta, 25 September 2018

Editor: Agus Dwi W
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore