Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Juli 2018 | 14.55 WIB

Strateginya Dikritik, Jawaban Pelatih Persebaya Sangat Menohok

Alfredo Vera sebut pengkritik dirinya tak mengerti sepak bola - Image

Alfredo Vera sebut pengkritik dirinya tak mengerti sepak bola

JawaPos.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera angkat suara terkait kritik yang dia terima karena melakukan rotasi pemain. Menurut Alfredo Vera, si pengkritik adalah orang yang tidak paham sepak bola.


Alfredo Vera disudutkan setelah Persebaya dikalahkan PSIS Semarang dengan skor 0-1 di Magelang beberapa waktu lalu. Pelatih asal Argentina itu dinilai tidak memiliki skema permainan dan komposisi pemain utama yang pakem. Hampir setiap pertandingan selalu berubah.


Pertandingan melawan PSIS dianggap pengkritik sebagai contoh nyata. Alfredo Vera secara mengejutkan memasang Oktafianus Fernando sebagai bek kanan. Padahal Persebaya masih memiliki Arthur Irawan yang notabene fullback kanan murni.


Seakan gerah dengan kritik deras yang datang kepadanya, Alfredo Vera akhirnya angkat bicara. Pertama, dia menjelaskan mengenai alasannya memasang Oktafianus sebagai bek kanan lawan PSIS.


"Dia bermain sayap. Kami mencobanya menjadi bek, dan dia bisa. Sebelum dia terkena kartu merah, dia bermain bagus," jelas Alfredo Vera. "Mungkin orang yang tidak mengerti sepak bola bisa bicara itu hal aneh," ucapnya merespons kritikan.


"Buat saya itu tidak aneh karena mereka sudah tahu posisi. Apalagi posisinya juga sama, cuma lebih ke belakang. Jika tidak ada kartu merah, pasti dia bermain bagus di posisi itu," imbuh eks pelatih Persipura Jayapura tersebut.


Setelah menjelaskan masalah Oktafianus sebagai bek kanan, Alfredo Vera menjabarkan alasan dia melakukan rotasi pemain. Menurutnya, Persebaya butuh rotasi karena ada faktor lain yang berpengaruh.


Ambil contoh David da Silva. Striker asal Brasil itu dimainkan secara penuh ketika Persebaya mengalahkan PSMS Medan. Namun, dia hanya turun sebagai pemain pengganti pada laga melawan Mahesa Jenar—julukan PSIS.


Alfredo Vera menjelaskan bahwa David terpaksa tak dimainkan sebagai starter karena kondisinya belum 100 persen fit untuk lawan PSIS. Sebab itulah sang pelatih tidak bisa memaksanya bermain sejak menit pertama di Magelang.


"Saya yang selalu berada mendampingi tim latihan. Jadi saya tahu siapa yang bisa bermain atau tidak, posisi apa, dan lain sebagainya. Kalau Oktafianus tidak terkena kartu merah, mungkin hasilnya bisa beda," tegas Alfredo Vera.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore