
Pemain Bali United Gunawan Dwi Cahyo berjibaku dengan pemain Persib Bandung Achmad Jufriyanto dalam pertandingan Piala Menpora di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/3). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 1-1. foto : Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
JawaPos.com − Duel Persib Bandung melawan Bali United tadi malam (24/3) di Stadion Maguwoharjo, Sleman, berlangsung keras. Buktinya, ada 8 kartu kuning dan 1 kartu merah dikeluarkan oleh wasit Yeni Krisdianto. Tidak ada pemenang. Pertandingan berakhir imbang 1-1.
Persib sebenarnya punya peluang mendapatkan poin penuh. Sebab, ketika tertinggal satu gol pada menit ke-52 oleh bek Bali United Willian Pacheco, Maung Bandung unggul jumlah pemain. Tepatnya pada menit ke-56 ketika Andhika Wijaya harus keluar dari lapangan setelah mendapatkan kartu kuning kedua.
Sayang, keunggulan jumlah pemain itu tidak mampu dimanfaatkan oleh Persib. Skuad Bali United yang lebih banyak bertahan dan berkumpul di kotak penalti menyulitkan lini depan Persib. Hanya satu gol tercipta. Itu pun berawal dari kemelut di depan gawang Wawan Hendrawan pada menit ke-88 oleh Frets Butuan.
Pelatih Persib Robert Rene Alberts menyayangkan hasil tersebut. Keunggulan pemain tidak bisa dimanfaatkan anak asuhnya di lapangan. ’’Ya, kami kesulitan ketika Bali United mengumpulkan pemain di dalam kotak penalti,’’ ujarnya.
Namun, bagi dia, hasil seri adalah yang terbaik bagi Persib. Mengingat persiapan yang dilakukan hanya dua minggu menuju Piala Menpora 2021. ’’Kami sebenarnya ingin menang. Tapi bagaimana, hasil akhir memaksa kami bermain imbang,’’ ujarnya.
Di sisi lain, pelatih Bali United mensyukuri hasil imbang tersebut. Bagi dia, melawan tim sekelas Persib dengan 10 pemain dan mendapatkan hasil seri adalah yang terbaik bagi skuadnya.
’’Kami juga kebobolan pada menit akhir. Bermain dengan sepuluh pemain tentu sulit. Beruntung kami hanya kebobolan satu gol saja,’’ katanya.
Sementara itu, di pertandingan lain grup D, duel tim promosi Liga 1 antara Persiraja Banda Aceh melawan Persita Tangerang cukup mengejutkan. Persiraja yang dipandang sebelah mata karena persiapan seadanya berhasil menundukkan Pendekar Cisadane dengan skor cukup telak 3-1.
Yang luar biasa, tiga gol Persiraja dicetak oleh bintang mudanya, Assanul ’’Torres’’ Rijal. Semua tercipta pada babak pertama. Tepatnya pada menit ke-34, 36, dan 44. Sedangkan Persita membalas lewat gol Chandra Waskito pada menit ke-54.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
