
Noh Alam Shah tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di Piala AFF
JawaPos.com – Kesuksesan memberikan prestasi untuk Indonesia di Piala AFF U-22 dan medali perak SEA Games 2019 membuat Kurniawan Dwi Yulianto dilirik beberapa klub. Berbagai tawaran masuk. Mulai dari klub lokal hingga luar negeri. Sampai akhirnya kemarin (20/12) pria yang akrab dengan julukan Si Kurus itu dikontrak klub asal Malaysia, Sabah FA.
Kurniawan menuturkan, sebenarnya dirinya butuh waktu yang cukup lama untuk memikirkan pinangan Sabah FA. Selain masih terikat kontrak dengan PSSI karena harus membantu Indra Sjafri di SEA Games 2019, pria 43 tahun itu juga menunggu kontrak baru dari timnas U-23.
Kenapa Kurniawan harus menunggu? Sebab, dalam klausul kontraknya yang berakhir Desember ini seharusnya ada opsi perpanjangan selama satu bulan dari PSSI. Tapi, hingga masa kontraknya habis, PSSI tampaknya belum berbicara mengenai nasibnya bersama timnas. ”Saya bilang saat itu ke Sabah FA, kalau mau serius, tunggu saya setelah kontrak habis,” kata Kurniawan.
Ternyata, Sabah FA benar-benar ingin Kurniawan jadi pelatih. Buktinya, klub yang bermarkas di Stadion Likas itu menunggu kontrak mantan pemain FC Luzern itu sampai selesai. ”Memang selama ini yang serius hanya Sabah FA. Pembicaraan saya jadi pelatih sudah berlangsung beberapa bulan lalu,” tuturnya.
Bentuk keseriusan lainnya, lanjut Kurus, Sabah FA mendatanginya langsung Kamis malam (19/12). Datang untuk mendengar pemaparan programnya secara mendetail. Setelah setuju, pria yang memutuskan untuk pensiun sebagai pesepak bola pada 2013 itu dikontrak selama satu musim.
Ini merupakan kali pertama Kurniawan didapuk sebagai pelatih kepala. Dia merasa, ada tantangan tersendiri untuk bisa membawa Sabah FA berprestasi walau baru saja promosi ke kasta tertinggi sepak bola Malaysia musim ini. ”Ini kali pertama jadi pelatih kepala dan langsung di luar negeri. Tentu ini tantangan bagi saya,” ucapnya.
Tidak mau sendirian, Kurniawan mengajak pelatih fisik dari Indonesia untuk bekerja sama dengannya. Yakni, Sofie Imam yang sempat menangani timnas Indonesia U-16. Beberapa pemain dari Indonesia juga dia lirik.
Salah satu yang paling santer dikabarkan adalah Saddil Ramdani. Kurniawan pun tidak menampik hal tersebut. Bahkan, dia mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan andalan timnas dalam SEA Games 2019 itu. ”Saya ingin ada pemain Indonesia. Khususnya di posisi winger. Saya sudah bicara dengan Saddil. Tapi, dia mau ke Eropa. Ya saya tidak bisa melarang. Harus mendukung,” terangnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
