alexametrics

Di Grup WA, Hansamu Menyampaikan Sikap Pemain ke Manajemen Persebaya

8 Januari 2021, 20:25:48 WIB

JawaPos.com – Kontrak pemain Persebaya Surabaya habis pada 31 Desember 2020. Sampai saat ini, belum ada tawaran kontrak baru yang disodorkan pihak manajemen. Namun, para pemain Green Force –julukan Persebaya– tidak mau ambil pusing. Mereka sudah membuat kesepakatan bersama.

’’Jadi, di grup WhatsApp, Hansamu (Yama) sudah menyampaikan bahwa pemain sepakat untuk menunggu kabar dari manajemen,’’ terang gelandang senior Rendi Irwan saat dihubungi Jawa Pos.

Sepeninggal Makan Konate, Hansamu memang memegang peran penting di tim. Sebab, dia merupakan wakil kapten setelah Konate. Meski begitu, kesepakatan tersebut tidak hanya datang dari Hansamu.

Baca Juga: Baru Bergabung dengan Tim Liga Qatar, Sudah Ingin Kembali ke Persebaya

Itu merupakan hasil dari diskusi dengan seluruh pemain. ’’Intinya, kami harus bersabar,’’ lanjut Rendi. Kalaupun sampai saat ini belum ada tawaran kontrak, para pemain tidak mempermasalahkannya.

’’Karena para pemain percaya dengan manajemen. Pasti mereka nggak diam. Cuma, melihat kondisi saat ini, kami menyadari bahwa manajemen belum melangkah,’’ ungkap pemain 33 tahun tersebut.

Hanya, dia berharap segera ada kepastian soal status pemain di klub. ’’Mudah-mudahan secepatnya segera ada kabar (dari manajemen),’’ tuturnya.

Sejatinya, tawaran kontrak bergantung dari kepastian PSSI. Masalahnya, sampai saat ini, belum ada kejelasan dari pihak federasi soal jadwal kompetisi. Kondisi itulah yang membuat Rendi gemas.

Sebab, pihak federasi memaksakan agar kompetisi musim 2020 tetap dilanjutkan. Padahal, menurut Rendi, hal itu sama sekali tidak ideal.

Dalam rancangannya, PSSI berencana menggelar lanjutan kompetisi itu bulan depan. ’’Tapi, sampai saat ini belum ada kepastian. Kalaupun ada kepastian, waktu untuk persiapan sudah sangat mepet. Nggak mungkin hanya dua pekan latihan terus main,’’ tegas bapak tiga anak tersebut.

Jika memang kompetisi dilanjutkan, Rendi berharap ada kepastian secepatnya. Sebab, jika mendadak, pemain yang bakal keteteran.

Kalaupun memang Februari kompetisi gagal dilanjutkan, Rendi meminta PSSI realistis saja. Dia berharap kompetisi musim 2020 dihentikan. ’’Mending langsung fokus ke musim 2021 saja. Saya rasa kok Februari tidak memungkinkan kompetisi dimulai,’’ jelas pemain jebolan tim internal Mitra Surabaya tersebut.

Keinginan Rendi itu sejalan dengan manajemen Green Force. Sejak kompetisi ditunda, manajemen memang lantang meminta musim 2020 dihentikan, kemudian fokus ke musim 2021. Dengan demikian, pihak manajemen lebih mudah melakukan persiapan, termasuk kontrak pemain.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gus/c17/ali


Close Ads