
Wasit Faulur Rosy beri kartu kuning Dragan Djukanovic pada Liga 1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, kemarin. Allex Qomarulla/Jawa Pos
JawaPos.com – Setelah kembali dari istirahat turun minum, tak ada lagi sosok Bambang Nurdiansyah di pinggir lapangan. Justru Dragan Djukanovic yang merupakan direktur teknik yang terlihat memimpin PSIS Semarang dari tepi lapangan sejak awal babak kedua. Saat pertandingan berakhir pun, Banur –sapaan akrab Bambang Nurdiansyah– tak terlihat di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.
Tanpa sang pelatih, PSIS akhirnya menyerah dua gol tanpa balas dari tuan rumah Persipura Jayapura. Dua gol Persipura dicetak Titus Bonai saat pertandingan baru berjalan delapan menit dan Samassa Mahamadou (73’). Kekalahan itu membuat posisi tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut belum lepas dari ancaman degradasi. Sebab, PSIS baru mengumpulkan 37 poin. Angka itu masih jauh dari aman untuk tetap bisa berlaga di Liga 1 musim depan.
Photo
PSIS Semarang
Lalu, ke mana Banur menghilang? ”Saya mendapat laporan kalau beliau sakit dan harus dilarikan ke rumah sakit. Karena itu, posisi di pinggir lapangan tadi diganti Dragan,” jelas Hendra Radiyanto, match commissioner laga Persipura lawan PSIS seusai pertandingan.
Informasinya, vertigo Banur kambuh saat turun minum. Pelatih asal Malang itu lantas dilarikan ke Rumah Sakit Delta Surya, Sidoarjo. Bukan hanya ”hilangnya” Banur yang menjadi misteri dalam laga kemarin sore. Tampilnya kiper ketiga PSIS Endang Subrata juga mengundang banyak pertanyaan suporter Semarang yang hadir di Gelora Delta. Apalagi, sebelum laga, Banur menyebut hanya kehilangan Septian David Maulana dan Claudir Marini. Artinya, kiper utama PSIS Jandia Eka Putra bisa dimainkan. Apalagi, Jandi juga turut dibawa ke Sidoarjo. Namun, kemarin mantan kiper Semen Padang itu justru tidak ada dalam daftar pemain. Di sisi lain, kiper kedua PSIS Joko Ribowo juga terlihat dalam kondisi fit.
”Itu bukan wilayah kewenangan saya. Itu wewenang pelatih,” jawab Dragan ketika ditanya soal pergantian penjaga gawang dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan.
Jika PSIS tampil dengan penuh misteri, Persipura justru bermain begitu lepas. Tim berjuluk Mutiara Hitam itu seakan tidak terbebani dengan hasil buruk sebelumnya. Ya, sebelumnya Persipura melewati lima laga tanpa kemenangan. Empat kali kalah dan sekali seri. Bermain begitu enjoy, Persipura tidak hanya berhasil menang. Tapi, mereka juga kini melompat lagi ke posisi kedua klasemen sementara.
”Kemenangan ini kami persembahkan untuk dr Agustinus Heatubun (dokter tim Persipura, Red) yang baru saja meninggal,” ujar pemain Persipura Gunansar Mandowen.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
