Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Desember 2021 | 16.34 WIB

Keuangan Barcelona Terbantu Status Sebagai Raja Hak Siar

LLUIS GENE/AFP OSCAR DEL Xavi Hernandez berharap kepada striker Memphis Depay untuk bisa meloloskan FC Barcelona ke fase knockout Liga Champions musim ini. - Image

LLUIS GENE/AFP OSCAR DEL Xavi Hernandez berharap kepada striker Memphis Depay untuk bisa meloloskan FC Barcelona ke fase knockout Liga Champions musim ini.

JawaPos.com - Dengan utang mencapai EUR 1,35 miliar (Rp 21,8 triliun) yang diumumkan pada akhir musim lalu, agak aneh ketika Barca bisa membeli Ferran Torres senilai EUR 55 juta (Rp 889,5 miliar).

Dari mana Barca punya dana memboyong mantan pemain Manchester City tersebut?

Jawabannya adalah hak siar. Football Espana merilis bahwa Barca memperoleh pemasukan sangat besar dari hak siar La Liga musim lalu. Nilainya mencapai EUR 165,6 juta (Rp 2,67 triliun).

Nominal tersebut merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan 19 klub La Liga lainnya. Bahkan melampaui tim dengan hak siar tertinggi semusim sebelumnya, Real Madrid, dengan EUR 163,2 juta (Rp 2,63 triliun).

Juga di atas pendapatan hak siar juara La Liga Atletico Madrid yang ”hanya” mengantongi EUR 130 juta (Rp 2,1 triliun).

Kabar bahwa musim lalu menjadi musim pemungkas Lionel Messi bersama Barca sukses mengatrol hak siar klub asal Catalan tersebut.

”Distribusi hak siar dibagi berdasar tiga kriteria. Yaitu, 50 persen dalam proporsi yang sama untuk semua tim, 25 persen bergantung pada hasil pertandingan, serta 25 persen lainnya berasal dari suporter setiap klub yang mencakup tiket musiman dan jumlah penonton,” tulis Football Espana.

Sejatinya jumlah pelanggan La Liga musim lalu mengalami penurunan. Menurut data otoritas La Liga, jumlah pelanggan berkurang 2,5 juta pada musim lalu. Pandemi Covid-19 merupakan penyebab utama.

Meski begitu, otoritas La Liga berharap angka pelanggan kembali meningkat secara bertahap hingga lima tahun ke depan.

Sebab, La Liga baru saja mencapai kesepakatan untuk menjual hak siar kompetisi senilai EUR 4,95 miliar (Rp 79,7 triliun) kepada Movistar dan DAZN.

Kesepakatan tersebut merupakan rekor untuk sebuah liga elite. Sebab, dalam kontrak terakhir yang ditandatangani dengan Telefonica pada 2018, nilai kesepakatan selama tiga tahun adalah EUR 2,94 miliar (Rp 47,3 triliun).

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore