
Paris Saint-Germain
JawaPos.com – Masuknya Qatar Sports Investments (QSI) dalam struktur Paris Saint-Germain (PSG) per 2011 membuat klub ibu kota Prancis itu melejit. Bukan hanya secara prestasi dengan PSG mendominasi kancah domestik, tetapi juga secara bisnis.
Nah, melesatnya bisnis Les Parisiens –julukan PSG–menjadi kajian kuliah sekolah bisnis ternama, yakni Harvard Business School (HBS). Dalam laporan sebanyak 30 halaman, Profesor Anita Elberse dan alumnus HBS David Moreno menulis kemajuan signifikan PSG selama era QSI.
Sebagaimana diberitakan Gulf Times kemarin, awal musim ini Elberse dan Moreno mewawancarai chairman QSI sekaligus Presiden PSG Nasser Al Khelaifi. Mereka juga bertemu dengan manajemen, para pemain, staf, hingga Accor Live Limitless selaku rekan bisnis PSG.
’’Sembilan tahun sejak pengambilalihan kepemilikan PSG, diperoleh data bahwa total pemasukan klub mengalami kenaikan hingga enam kali lipat,’’ tulis Elberse dalam lembar materi kuliah HBS.
Jika pada 2010–2011 mencapai EUR 95 juta (Rp 1,62 triliun), per Maret lalu pemasukan keseluruhan PSG menjadi EUR 637 juta (Rp 10,87 triliun). Aspek komersial, sponsor, penjualan merchandise, dan kerja sama dengan berbagai pihak yang diperoleh PSG malah melonjak hampir 12 kali. Dari angka EUR 26 juta (Rp 443,9 miliar) menjadi EUR 366 juta (Rp 6,24 triliun).
’’Jadi, jangan heran jika PSG berani membeli pemain-pemain mahal dunia untuk bergabung dengan mereka. Wajar pula jika mereka sangat ambisius menjadi klub besar Eropa,’’ tulis Elberse.
Dalam dunia marketing, yang dilakukan PSG disebut Elberse termasuk fenomenal. Patokannya pada 2011. Platform digital PSG yang semula hanya berpengikut 1,5 juta mengalami lonjakan hingga 81 juta setelah sembilan tahun berselang.
’’Diversifikasi jalan PSG yang unik dalam memperkenalkan pemainnya, misalnya para pemain ikut dalam Paris Fashion Week atau pemain mereka menjadi duta produk fashion, turut melambungkan pundi-pundi uang klub,’’ analisis Elberse.
Belum lagi ketika tahun lalu berkolaborasi dengan Air Jordan, produk dari cabor selain sepak bola yang punya popularitas tinggi, PSG otomatis makin bisa diterima kalangan di luar pencinta sepak bola. ’’Kami senantiasa tertantang agar klub ini makin besar dan terkenal,’’ ujar Al Khelaifi kepada L’Equipe.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
