
Liverpool vs Bayern Muenchen, pertemuan yang jarang terjadi.
JawaPos.com - Pertemuan antara Liverpool versus Bayern Muenchen merupakan duel dua tim dengan attacking minded tinggi. Liverpool dan Bayern sama-sama masuk dalam 11 klub Eropa yang sudah mengoleksi lebih dari 70 gol musim ini. The Reds sudah mencetak 70 gol, bahkan Bayern lebih banyak tiga gol.
Alhasil, dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Anfield Stadium, Liverpool, Rabu (20/2) dini hari nanti WIB publik pasti ingin melihat sebuah laga yang dihiasi banyak gol. Tapi, bukan produktivitas gol yang jadi isu besar di balik pertemuan dua tim yang pernah mengangkat Si Kuping Lebar-sebutan trofi Liga Champions-itu. Melainkan siapa yang mampu meredam lebih banyak gol dalam laga tersebut.
Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, tengah mencari solusi di lini ketiganya saat akan melakoni laga tanpa Virgil van Dijk. Ini kali pertama Liverpool tanpa Van Dijk di Premier League dan Liga Champions. VVD, inisial nama Van Dijk, absen karena akumulasi kartu.
''(Tanpa Van Dijk) kami tak berpikir kami telah kehilangan. Karena kami dapat menutupi satu sama lain,'' sebut kiper Liverpool Alisson Becker, dikutip Liverpool Echo.
Selain Van Dijk, Jordan Henderson dkk pun kehilangan dua opsi bek tengah, Joe Gomez dan Dejan Lovren. Dua pemain itu pun mengalami cedera. Gomez cedera patah kaki dan Lovren bermasalah di bagian hamstring.
Alhasil, Fabinho pun diklaim akan mengisi posisi Van Dijk. Fabi, sapaan akrab Fabinho, musim ini sudah pernah dua kali main sebagai bek tengah. Sekali dia berkolaborasi dengan Van Dijk di matchweek 22 Premier League lawan Brighton and Hove Albion (12/1). Sekali berduet bersama Lovren saat putaran ketiga Piala FA kontra Wolverhampton Wanderers (8/1).
Bukan dengan Joel Matip, calon duetnya dini hari nanti WIB. ''Mereka sudah memahami satu sama lain, mereka masih bisa berkomunikasi satu sama lain. Itu yang lebih penting,'' lanjut Alisson.
Dilansir Daily Mail, tactician Liverpool Juergen Klopp menyebut Fabinho adalah opsi antisipasi jika Lovren tetap tak bisa dimainkan.
''Fabi? Melawan Bayern di Liga Champions itu (memasang Fabinho sebagai bek tengah) bukan tugas yang mudah. Tapi, bisa jadi seperti itu. Tergantung bagaimana cara kami bertahan,'' beber Klopp dalam konferensi pers di Melwood, kamp latihan Liverpool, Senin (18/2) malam WIB.
''Bayern punya kecepatan, teknik, dan pengalaman. Akan banyak momen yang menguji kami di dalam bertahan, semua harus sukses kami atasi,'' tambah Klopp.
Kemampuan intersep Fabinho bisa jadi modal. Musim ini, gelandang 25 tahun itu masuk dalam lima besar intersep terbanyak Liverpool di Premier League. Total, dia sudah mencatat 17 intersep. Kalah dari Van Dijk dengan 27 intersep. '
Pep Ljinders, asisten Klopp, sudah menganalisis tantangan yang akan dihadapi skuadnya dari Die Roten-julukan Bayern. ''Bayern punya sebelas pemain yang punya kemampuan passing. Begitu pula dengan kipernya (Manuel Neuer). Itu yang semakin menyulitkan kami bertahan dari serangan mereka,'' ulas pria 36 tahun itu kepada Goal.
Di sisi lain, pertahanan Bayern pun bukan sebuah tembok tebal yang sulit dijebol. Bahkan musim ini, pertahanan Bayern termasuk buruk dibanding musim-musim sebelumnya. "Apapun itu, mereka (Liverpool) baru sekali kalah di liga, dan cuma kemasukan 15 gol. Berbeda dengan kami yang masih inkonsisten,'' seloroh gelandang Bayern, Joshua Kimmich, kepada Sport1.
Ya, lini ketiga Bayern musim ini memang lebih mencemaskan. Manuel Neuer dkk musim ini sudah kemasukan 34 gol di semua ajang. Jumlah itu jadi total kemasukan terbesar bagi Bayern sejak musim 2010-2011. Bahkan, sepanjang 2019, Bayern tak pernah mampu mencatatkan cleansheet. Baik saat diperkuat Manu, sapaan akrab Neuer, atau Sven Ulreich di bawah mistar.
Wajar jika mantan gelandang bertahan Bayern dan Liverpool, Dietman Hamman, meragukan Bayern dapat meredam agresivitas trio lini depan Liverpool. "Dengan pertahanan seperti saat ini, saya tak yakin mereka (Bayern) sukses memainkan sepak bola menyerang menghadapi kualitas dan kecepatan Liverpool,'' klaim Hamman, yang di saat ini jadi pundit di RTE itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
