
Liverpool sering menang dengan banyak gol saat bertemu West Ham United.
JawaPos.com - Performa Liverpool belakangan ini tengah dalam ujian berat. Terutama di sektor depan yang seperti kesulitan mencetak banyak gol. Nah, melawan West Ham United, Selasa (5/2) dini hari nanti bisa jadi momen bagi Liverpool untuk kembali garang di depan gawang lawan.
Pasalnya, West Ham kerap menjadi bulan-bulanan setiap bertemu Liverpool. Dalam empat pertemuan terakhir, gawang The Hammers sudah jebol 16 kali melalui kaki maupun kepala para pemain Liverpool.
Karena itu, pelatih West Ham Manuel Pellegrini mengatakan, target pasukannya bukan cuma menang atas Liverpool di pekan 25 ini, Selasa (5/2) dini hari nanti di London Stadium. Namun ingin memutus rekor selalu kalah empat gol dari The Reds.
“Saya ulangi, kami ingin mengalahkan Liverpool dan jika ingin hal itu terjadi maka kami butuh merapatkan pertahanan, bermain dengan cepat, atau seperti yang kami tunjukkan saat melawan tim-tim lain di kandang,” tutur Pellegrini kepada Football London, Minggu (3/2).
Pada pertemuan pertama kedua tim musim ini, tim besutan Pellegrini memang dipermak 0-4 di Anfield (12/8). Bukannya mengakui pembantaian itu, mantan pelatih Real Madrid itu memilih melupakan laga yang merupakan debutnya bersama West Ham di Premier League.
“Kejadian itu sudah lama sekali, lagipula saya tidak terlalu ingat pertandingan itu. Statistik memang penting untuk diketahui namun sekali lagi rekor (kekalahan) itu ada untuk diubah hasilnya,” tegas Pellegrini.
Nah, West Ham punya modal lain untuk bisa pecundangi Liverpool. Hasil di kandang saat melawan tim enam besar Premier League musim ini cukup baik. West Ham sukses mempecundangi Manchester United dengan skor 3-1 (29/9) dan 1-0 atas Arsenal (12/1). Kemudian menahan seri tanpa gol Chelsea (23/9). Tetapi kalah 0-4 di tangan Manchester City (24/11).
Pellegrini berkata tak ada urusan kalau target kemenangan timnya akan memudahkan jalan City, yang tak lain adalah mantan klub asuhannya, dalam mengejar Liverpool. Kalau West Ham menang maka margin poin Liverpool dan City yang semula lima poin akan menjadi dua poin. Hal itu dipastikan setelah The Citizens menang 3-1 atas Arsenal dalam laga Senin (4/2) dini hari tadi.
“Saya tak tahu apakah Liverpool gugup atau tidak dengan persaingan yang ada saat ini. Semua tim, termasuk tim papan bawah, bisa mengejutkan dan mengalahkan tim besar,” kata Pellegrini kemudian mencontohkan kemenangan Newcastle atas City (30/1) lalu.
Pelatih 65 tahun itu meniupkan spirit kesuksesannya saat mengganjal asa Liverpool menjuarai Premier League pada musim 2013-2014. Saat itu hingga pekan ke-35 Liverpool unggul tiga poin atas Pellegrini dan City (80-77). Namun nyatanya di pengujung musim atau pekan ke-38, City juara dengan unggul dua poin atas Liverpool (86-84).
Jangan lupa, Pellegrini adalah pelatih yang memutus mimpi Klopp meraih trofi pertama pada musim pertamanya di Premier League 2015-2016. Di final Piala Liga, Pellegrini menang adu penalti 4-2 atas Liverpool setelah di waktu normal bermain seri 1-1.
Tapi histori pertemuan Klopp versus Pellegrini sejauh ini berpihak kepada eks pelatih Borussia Dortmund. Di antara enam pertemuannya, Klopp menang empat kali, seri sekali, dan sekali kalah.
Selain itu, Klopp kepada Fourfourtwo kemarin menilai tidak mudah untuk menang kelima kalinya dengan mencetak empat gol. Apalagi Klopp melihat West Ham berbenah cukup banyak dibanding pertemuan pertama pada matchweek 1 (12/8).
“Musim ini, West Ham melakukan banyak transfer sehingga ada banyak pemain baru dan pelatih baru. Sementara kami tidak banyak melakukan perombakan pemain sehingga kami lebih siap,” ucap Klopp.
Ketika disinggung apakah pelatih 51 tahun tersebut gugup dengan persaingan mengejar titel juara Premier League musim ini, Klopp menolaknya. “Saya tak pernah gugup bahkan sebelum saya menjadi juara bersama Dortmund musim 2010-2011. Jika timmu cukup bagus maka timmu akan juara namun sebaliknya kalau timmu tak kuat maka gelar juara tak pernah hadir,” tutur Klopp
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022