PERJALANAN MASIH PANJANG: Paul Munster memimpin latihan Persebaya Surabaya di Lapangan THOR, Surabaya, Selasa (24/9). (Angger Bondan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya saat ini tengah berada di puncak klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan raihan 16 poin. Meskipun demikian, pelatih Paul Munster menegaskan bahwa timnya tidak ingin larut dalam euforia. Liga 1 Indonesia masih panjang, dan Green Force harus tetap konsisten dalam banyak pertandingan agar bisa terus bersaing di papan atas. Fokus mereka sekarang adalah menghadapi Dewa United di laga terdekat.
Namun, ada fakta menarik yang muncul jelang pertandingan ini. Para top skor dari pertemuan-pertemuan sebelumnya antara Persebaya Surabaya dan Dewa United ternyata sudah tak lagi membela Green Force di musim ini. Bahkan, dari daftar pencetak gol itu, hanya Ricky Kambuaya yang masih bertahan di Dewa United untuk musim 2024/2025.
Paul Munster, pelatih Persebaya Surabaya, mengingatkan seluruh elemen tim untuk tidak terlalu memikirkan masa depan yang masih panjang. Meskipun saat ini Persebaya Surabaya belum pernah kalah dengan lima kemenangan dan satu kali seri, ia menegaskan pentingnya fokus dalam setiap pertandingan.
"Kami fokus pada pertandingan terdekat, sekarang fokus kami adalah Dewa United," ungkap Munster. Baginya, kunci dari konsistensi adalah tetap rendah hati dan fokus pada tugas yang ada di depan mata. Menurut Munster, Liga 1 Indonesia adalah kompetisi yang panjang, dan fokus game per game sangatlah penting.
Filosofi ini diterapkan oleh Munster kepada seluruh pemainnya, yang diharapkan tidak terlena dengan posisi puncak klasemen. Konsistensi adalah kunci untuk bertahan di papan atas hingga akhir musim. Sebab, kompetisi Liga 1 memang dikenal berat, dengan banyak tim yang berpotensi menjegal perjalanan Persebaya Surabaya.
Di tengah tantangan berat yang ada di depan mata, Munster juga menyoroti peran penting Bonek, suporter setia Persebaya Surabaya. Ia mengajak Bonek dan Bonita untuk tidak hanya mendukung dari jauh, tetapi juga hadir langsung di Stadion Gelora Bung Tomo saat Persebaya Surabaya bermain.
"Perjalanan masih panjang, perjalanan akan selalu sulit. Karena itu, dukungan Bonek untuk hadir di stadion langsung sangat penting. Bermain di hadapan puluhan ribu Bonek akan memberikan tambahan energi, karena itu ayo ke GBT," ujar Munster. Baginya, atmosfer Gelora Bung Tomo yang selalu bergemuruh dengan semangat Bonek bisa menjadi senjata andalan Green Force dalam meraih kemenangan.
Momen ini pun menjadi pengingat bagi Bonek untuk selalu setia mendukung tim kesayangan mereka, terlebih saat menghadapi lawan-lawan berat seperti Dewa United. Kehadiran Bonek di GBT, menurut Munster, akan memberikan efek psikologis positif bagi pemain dan menjadi dorongan ekstra dalam setiap laga kandang.
Fakta unik yang membuat pertemuan Persebaya Surabaya dan Dewa United semakin menarik adalah fakta bahwa para pencetak gol dari pertemuan-pertemuan sebelumnya kini sudah tidak lagi membela Green Force. Beberapa dari mereka adalah nama-nama yang dulu menjadi andalan Persebaya Surabaya, namun kini tidak lagi menjadi bagian dari skuad.
Denny Agus, mantan sayap kanan Persebaya Surabaya, tercatat sebagai salah satu top skor di pertemuan melawan Dewa United dengan dua gol. Pemain yang memiliki kecepatan tinggi ini pernah menjadi andalan Green Force dalam membongkar pertahanan lawan, tetapi kini ia sudah tidak lagi memperkuat Persebaya Surabaya di musim 2024/2025.
Selain Denny Agus, ada juga Sho Yamamoto, gelandang tengah yang juga mencetak dua gol untuk Persebaya Surabaya dalam pertemuan dengan Dewa United. Pemain asal Jepang ini terkenal dengan visi permainannya yang luar biasa serta kemampuan mengatur tempo di lini tengah. Namun, seperti halnya Denny Agus, Sho Yamamoto juga sudah tidak lagi menjadi bagian dari skuad Persebaya Surabaya.
Di sektor gelandang bertahan, nama Ripal Wahyudi menjadi salah satu pemain yang mencatatkan gol untuk Persebaya Surabaya dalam pertemuan melawan Dewa United. Pemain yang dikenal tangguh dalam duel satu lawan satu ini berhasil menyumbangkan satu gol yang cukup krusial di masa lalu. Meski demikian, Ripal Wahyudi kini juga sudah tidak memperkuat Green Force.
Fakta lain yang menarik, nama Lucas Ramos juga tercatat sebagai pencetak gol, namun untuk kubu Dewa United. Gelandang bertahan ini berhasil menjebol gawang Persebaya Surabaya dalam salah satu pertemuan mereka. Seperti halnya Ripal Wahyudi, Lucas Ramos adalah pemain yang tangguh di lini tengah dan mampu memberikan tekanan kepada lawan. Namun, berbeda dengan Ripal, Lucas Ramos masih bertahan di Dewa United dan menjadi salah satu pemain kunci di lini tengah tim asal Tangerang ini.
Dari daftar pencetak gol dalam pertemuan Persebaya Surabaya dan Dewa United, hanya Ricky Kambuaya yang masih bertahan. Gelandang tengah yang kini menjadi bagian dari skuad Dewa United tersebut pernah mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya dalam laga yang sengit. Kambuaya dikenal sebagai gelandang yang memiliki mobilitas tinggi, kemampuan umpan yang akurat, serta tendangan jarak jauh yang mematikan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
