
Gustavo Fernandes dan Bruno Paraiba mengucapkan salam perpisahan kepada Bonek usai membawa Persebaya Surabaya menutup musim dengan kemenangan telak atas Persik Kediri. (Instagram @_guufernandes99)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya mulai ditinggal pemain asing setelah kompetisi Super League 2025/2026 berakhir. Dua legiun asing asal Brasil, Bruno Paraiba dan Gustavo Fernandes, resmi mengumumkan perpisahan setelah kontrak mereka tidak diperpanjang manajemen Green Force.
Musim yang baru saja berakhir ternyata menjadi penutup perjalanan sejumlah pemain asing bersama Persebaya Surabaya. Situasi ini membuat Bonek mulai bertanya-tanya soal arah skuad Green Force untuk menghadapi musim depan.
Bruno Paraiba menjadi pemain asing pertama yang mengumumkan kepergiannya dari Persebaya Surabaya. Striker asal Brasil itu menyampaikan salam perpisahan melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya @brunoparaiba9.
”Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya. Terima kasih atas kasih sayang dan dukungan selama 5 bulan terakhir ini,” tulis Bruno Paraiba dalam unggahannya.
Kepergian pemain 31 tahun itu cukup disayangkan Bonek karena performanya terbilang menjanjikan. Meski baru bergabung selama setengah musim, Bruno Paraiba mampu memberi kontribusi penting saat lini depan Green Force mengalami krisis produktivitas.
Cedera menjadi faktor utama yang membuat perjalanan Bruno Paraiba bersama Persebaya Surabaya tidak berjalan panjang. Saat baru datang pada Januari lalu, mantan pemain Cheonan FC di K League 2 itu langsung mengalami masalah kebugaran hingga harus absen hampir dua bulan.
”Sayangnya, saya mengalami cedera pada bulan Januari yang membuat saya harus absen dari lapangan selama hampir 2 bulan. Namun, dalam masa sulit itu saya tetap bekerja keras dan menunjukkan dedikasi saya kepada klub setiap hari,” lanjut Bruno Paraiba.
Meski sempat berharap bertahan, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen dan pelatih. Bruno Paraiba mengaku menerima keputusan itu dengan lapang dada meski berat meninggalkan atmosfer besar Persebaya Surabaya dan dukungan luar biasa dari Bonek.
”Dalam sepak bola, tidak semua keputusan ada di tangan kita. Setelah berbicara dengan pelatih dan manajemen, diputuskan bahwa klub tidak melanjutkan kerja sama dengan saya, terutama karena situasi cedera yang saya alami,” tulis dia.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
