Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 Desember 2023 | 18.39 WIB

Berantas Mafia Bola, PSSI dan Polri Teken Nota Penegakan Hukum

Potret Erick Thohir dan jadi panglima TNI Listyo Sigit Prabowo.

JawaPos.com - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menandatangani nota kesepamahaman terkait penguatan dan penegakan hukum mafia bola.

Penandatangan nota kesepahaman atau MoU ini dilakukan langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta pada Rabu (13/12).
 
Dalam keterangan konferensi pers, Erick Thohir mengucapkan terima kasih atas keseriusan Polri untuk mendorong pengungkapan kasus mafia bola.
 
Erick juga menegaskan bahwa pengungkapan ini harus tanpa pandang bulu. Bahkan, ia dan jajaran PSSI lainnya juga siap diperiksa apabila diperlukan.
 
"Oleh karena itu, saya dan PSSI siap diperiksa jika memang diperlukan dalam pengungkapan mafia bola ini. PSSI akan selalu transaparan," ucap Erick dalam sebuah konferensi pers, Rabu (13/12) dilansir dari laman resmi PSSI.
 
Dengan dorongan pengungkapan yang serius oleh Polri ini datang sebagai angin segar harapan untuk sepakbola Indonesia yang bersih dari praktik kecurangan seperti match fixing.
 
"Hal yang luar biasa terjadi hari ini bahwa cita-cita sebagai bangsa yang ingin memiliki sepakbola bersih dan berprestasi dilakukan terus menerus oleh Presiden Jokowi dan Presiden (FIFA) Gianni Infantino. Mereka percaya sepakbola indonesia bisa jadi yang terbaik di Asia Tenggara, Asia, dan bahkan di dunia," ujarnya.
 
 
"FIFA dan pemerintah ingin mendorong sepakbola Indonesia tidak terindikasi adanya pengaturan skor," kata Erick.
 
Untuk mewujudkan harapan publik sepakbola tanah air, maka PSSI dan Polri telah membentuk Satgas Anti Mafia Bola yang juga akan didampingi oleh satgas independen.
 
Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk melaksanakan tugas pengungkapan kasus mafia sepakbola.
 
"Kami concern terhadap kebijakan Presiden dan Ketum PSSI untuk membawa sepakbola indonesia ke arah yang lebih baik, menciptakan atlet yang berprestasi, dan membawa sepakbola indonesia berkualitas ke kancah internasional," ujar Kapolri.
 
Hadir pada kesempatan tersebut Kapolri Jenderal Polisi Listyi Sigit Prabowo, Kepala Satgas Anti Mafia Bola Polri Irjen Polisi Asep Edi Suheri, Ketua Satgas Anti Mafia Bola Independen Maruarar Sirait, serta Anggota Satgas Anti Mafia Bola Independen Najwa Shihab. ***
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore