Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Oktober 2015 | 04.29 WIB

Kebakaran Jenggot, Barca Banding Hukuman Mascherano

Javier Mascherano - Image

Javier Mascherano

JawaPos.com - Sanksi Javier Mascherano terkait laporan penghinaan kepada hakim garis masih belum diberikan. Tapi, kubu Barcelona sudah kebakaran jenggot. 



Agar ancaman sanksi larangan empat laga tidak terjadi, manajemen Barca pun akan melakukan banding atas kartu merah dari wasit Carlos del Cerro di laga kontra Eibar, Senin dini hari kemarin WIB (26/10).



"Kami merasa perlu melindungi pemain kami karena niatnya bukan dalam konteks untuk menghina," ujar Wakil Presiden Barca, Jordi Mestre, sebagaimana yang dikutip di Sport. 



Masche mengeluarkan ungkapan kepada hakim garis Juan Carlos Yuste Gimenez dengan kalimat berbahasa Argentina, 'La concha de tu madre'. 



Ungkapan tidak senonoh itu memang biasa dipakai di Argentina tapi juga sering dipakai di Spanyol. Nah sekarang timbul perbedaan antara yang menyebut ungkapan itu sebagai penghinaan kepada Yuste, dan sebagian lainnya menganggap ungkapan itu hanya bagian dari ekspresi kekecewaan orang Argentina. 



Bukan untuk menghina ibunda dari Yuste seperti yang dituduhkan wasit Del Cerro dalam laporannya pasca pertandingan. Mestre mengakui tidak mudah membebaskan pemainnya dari sanksi terkait pelanggaran seperti ini. Pelajaran dari sanksi empat laga bek tengahnya Gerard Pique pada awal musim contohnya. 



"Kami melakukan banding ini karena kami masih punya moral untuk membela pemain kami," cetusnya. 



Kabar bagusnya, upaya La Blaugrana ini didukung tayangan ulang stasiun televisi TVE. Dilansir dari AS, televisi milik pemerintah Spanyol ini menunjukkan gambar yang justru bertentangan dengan laporan Del Cerro. Tidak ada penghinaan yang dilakukan gelandang bertahan dan bek berkebangsaan Argentina itu. 



"Jelas ada perbedaan antara apa yang dia (Mascherano, Red) katakan dengan apa yang tertulis dalam laporan wasit," begitu bunyi pernyataan resmi Direktur Olahraga Barca di dalam situs resmi juara bertahan La Liga dan Copa del Rey musim lalu itu. 



Bukti itu yang bisa menyelamatkan Masche agar tidak absen di laga El Clasico melawan Real Madrid di Santiago Bernabeu, 22 Nopember mendatang. 



Rumor di Spanyol menyebut kartu merah Masche ini satu rangkaian dengan skandal yang ingin Barca tumbang di El Clasico. Tanpa Lionel Messi yang belum tentu pulih pada laga itu, plus absennya Masche, kekuatan Barca banyak tereduksi. Terutama untuk mengisi pos bek tengah bersama Pique. 



Untuk rumor itu, pelatih Luis Enrique dalam wawancaranya kepada AS enggan memberi komentar. 



"Lihat saja sanksi apa yang akan diberikan kepadanya (Masche, Red). Kalau untuk adanya keinginan public agar kami kalah, saya tidak mau membahasnya," tegas Lucho (sapaan akrab Enrique). (ren/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore