
Lasmi masih menolak menghadiri panggilan Komdis PSSI.
JawaPos.com - Eks Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani, mengaku masih trauma. Dia masih enggan datangi Komdis PSSI meski sudah ada yang membujuknya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Lasmi memang sempat ogah datang ke dalam panggilan Komdis PSSI. Melalui kuasa hukumnya, dia mengaku tak hadir karena kasus pengaturan skor sudah ditangani kepolisian.
Lasmi dalam sorotan usai berani buka-bukaan dalam acara Mata Najwa beberapa waktu lalu. Berkat keberaniannya, empat orang sejauh ini sudah diciduk polisi, dua di antaranya adalah Johar Lin Eng dan Dwi Irianto.
"Kemarin saat ada acara talkshow di salah satu televisi kebetulan ada pembicara lain dari Komdis PSSI. Mereka meminta Lasmi hadir dalam panggilan berikutnya. Tapi dia belum bersedia karena masih trauma karena jadi korban penipuan sindikat," bilang Kuasa Hukum Lasmi, Boyamin Saiman saat dihubungi JawaPos.com.
Menurutnya, Lasmi saat ini tak mau terlebih dahulu menemui siapapun perwakilan PSSI. Diakui Boyamin, kliennya itu psikologisnya terguncang.
"Karena awalnya dikiria yang berhubungan sebelumnya niat baik untuk membantu sepak bola Banjarnegara dan bapaknya yang Bupati dan juga ketua Askab PSSI Banjarnegara. Namun kenyataannya tekor hingga Rp 1,3 miliar," tandas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
