
Tendangan kungfu mewarnai laga Piala Soeratin U-13 di Bantul. Pemain Baturetno FC sempat dibawa ke rumah sakit setelah insiden. (Dok. Tangkapan Layar @baturetnofootballschool)
JawaPos.com - Laga Piala Soeratin U-13 antara Baturetno FC kontra Mataram Utama di Stadion Dwi Windu, Bantul, Kamis (20/8/2026), menjadi sorotan setelah insiden tendangan kungfu viral di media sosial.
Pemain Baturetno FC yang menjadi korban sempat melanjutkan pertandingan sebelum kemudian dibawa ke rumah sakit karena mengeluhkan pusing dan mual.
Insiden tersebut terjadi pada pertengahan babak kedua. Menurut pihak Baturetno FC, pemain Mataram Utama mengangkat kaki tinggi saat pemain lawan hendak mengontrol bola hingga mengenai bagian kepala atau leher.
Dalam video yang beredar di media sosial, pemain Baturetno FC terlihat tersungkur setelah terkena tendangan tersebut.
Pihak Baturetno FC kemudian mempersoalkan keputusan wasit yang hanya memberikan kartu kuning kepada pemain Mataram Utama.
Direktur Teknik Baturetno FC Yohanes Sidik Wijaya mengatakan pertandingan sebenarnya berlangsung normal sebelum insiden tersebut terjadi.
“Sebenarnya pertandingan itu temponya sedang-sedang, maksudnya nggak panas, biasa saja. Cuma tiba-tiba di babak kedua ada insiden itu. Pemain belakang dari Mataram Utama saat pemain Baturetno mau mengontrol bola, bola itu belum sampai tapi sudah dihajar dari belakang dengan kaki setinggi leher anak yang bersangkutan,” kata Yohanes kepada JawaPos.com, Jumat (21/8).
Yohanes mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan jika insiden tersebut terjadi karena pemain kehilangan kontrol. Namun, Baturetno FC mempertanyakan keputusan wasit yang tidak memberikan kartu merah.
“Yang kita permasalahkan itu sebenarnya, mohon maaf, mungkin anak bisa lepas kontrol terkait pelanggaran tersebut. Cuma yang kita permasalahkan adalah kenapa wasit hanya memberi kartu kuning? Kita nggak membahas soal anak itu pelanggaran dengan kaki segitu, tapi membahas wasit tidak memberikan kartu merah, hanya memberikan kartu kuning. Keputusan yang kita rasa kurang adil,” beber Yohanes.
Baca Juga:Prediksi Skor Inter Milan vs Monza di Liga Italia 2026/2027: Kans Nerazzurri Hancurkan Tim Tamu
Meski sempat tersungkur, pemain Baturetno FC tersebut masih mampu melanjutkan pertandingan hingga selesai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
