
Persebaya menutup pramusim tanpa kekalahan setelah menang 1-0 atas Penang FC. Bernardo Tavares masih menemukan sejumlah pekerjaan rumah. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com – Persebaya Surabaya menutup rangkaian pramusim tanpa kekalahan setelah mengalahkan Penang FC 1-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (15/8) malam WIB. Namun, catatan enam kemenangan dan satu hasil imbang itu belum membuat Bernardo Tavares menganggap persiapan Green Force sudah sempurna.
Gol tunggal Persebaya dicetak Walber Mota pada menit ke-79 melalui tendangan salto spektakuler. Kemenangan tersebut menjadi penutup positif bagi Bajol Ijo sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/2027.
Justru setelah kemenangan itu, Tavares kembali menyoroti sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi. Salah satu perhatian utama pelatih asal Portugal tersebut adalah konsistensi permainan, terutama ketika Persebaya kehilangan bola dan memasuki fase transisi bertahan.
Penang FC masih mampu menciptakan beberapa peluang yang berpotensi menjadi gol. Bagi Tavares, situasi seperti itu harus diperbaiki karena kesalahan serupa bisa berakibat lebih fatal ketika Persebaya menghadapi pertandingan kompetitif.
"Dalam beberapa momen kami menunjukkan hal-hal yang bagus, tetapi kami harus lebih konsisten. Kami tidak boleh kehilangan fokus, terutama dalam menjaga keseimbangan pertahanan saat transisi," ucap Tavares dalam sesi konferensi pers.
Menurut Tavares, kondisi pertandingan pramusim juga membuat tim belum sepenuhnya mendapatkan gambaran seperti pertandingan resmi. Kedua tim diperbolehkan melakukan hingga 15 pergantian pemain sehingga lebih banyak penggawa bisa mendapatkan menit bermain.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan Tavares untuk menguji kemampuan pemain di berbagai situasi. Namun, aturan seperti itu tidak akan berlaku dalam kompetisi resmi.
"Kami masih harus bekerja keras karena di kompetisi nanti kami tidak akan memiliki kesempatan melakukan pergantian pemain sebanyak seperti di pramusim. Karena itu, kondisi fisik dan fokus selama 90 menit harus terus ditingkatkan," tegasnya.
Karena itu, enam kemenangan dan satu hasil imbang selama pramusim tidak membuat Tavares ingin timnya cepat puas. Setiap pertandingan tetap dijadikan bahan evaluasi untuk melihat perkembangan sekaligus menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki.
"Masih banyak hal yang harus kami perbaiki untuk menjadi tim yang lebih baik. Pertandingan seperti ini penting karena kami bisa melihat beberapa pemain bermain sejak awal, termasuk di posisi yang berbeda," jelas pelatih berusia 46 tahun tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
