Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2026 | 16.01 WIB

Suporter Liga Indonesia Boleh Away Lagi, Kebijakan Baru PSSI Diharap Konsisten

Bonek saat sambut Jakmania di laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. Suporter kembali diperbolehkan hadir di laga tandang. Kebijakan baru ini diharapkan diterapkan konsisten dengan aturan keamanan yang jelas. (Persebaya Surabaya) - Image

Bonek saat sambut Jakmania di laga Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta. Suporter kembali diperbolehkan hadir di laga tandang. Kebijakan baru ini diharapkan diterapkan konsisten dengan aturan keamanan yang jelas. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com - Super League musim 2026-2027 menjadi momentum kembalinya suporter dalam pertandingan tandang (away). Kebijakan tersebut mengakhiri pembatasan yang diberlakukan setelah Tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022.

Sejak tragedi yang memakan korban 135 nyawa itu, pendukung tim tamu tidak diperbolehkan hadir dalam pertandingan tandang. PSSI menyatakan bahwa langkah itu diambil sebagai bagian dari transformasi sepak bola Indonesia dan adanya catatan serta evaluasi dari FIFA.

Kini, akses tersebut kembali dibuka. Direktur Utama I.League Ferry Paulus mengatakan, keputusan itu diambil setelah mengevaluasi penyelenggaraan kompetisi, terutama kondisi supporter dalam setahun terakhir.

”Bisa dibilang beberapa persoalan terkait supporter away ini sangat minim. Dengan dasar itu, kami coba mengajukan proposal ke FIFA. Dan, FIFA memberikan restu,” ujar Ferry (11/8).

Namun, pembukaan ribuan tandang tidak berlaku untuk pertandingan yang memiliki tingkat rivalitas tinggi.

”Apakah ada aturan tertulis dari FIFA soal larangan away? Jadi, kalau aturan itu dicabut, ya memang wajar. Dunia suporter itu dinamis. Jadi, nggak bisa diatur langsung oleh federasi. Aturan supporter itu biar dibuat oleh para supporter itu sendiri,” ujar Husin Ghozali, Pentolan Bonek.

Penuntuan boleh atau tidaknya suporter away hadir akan mengacu pada hasil pemetaan keamanan serta perizinan kepolisian.

Ferry menyebut pertemuan Persija Jakarta kontra Persib Bandung dan Arema FC melawan Persebaya Surabaya sebagai contoh pertandingan yang tetap mendapat pembatasan.

”Semua kebijakan diserahkan kepada pemangku kepentingan,” cetusnya.

Di luar pertandingan yang masuk kategori ”panas” tersebut, klub dan supporter harus mengikuti sejumlah ketentuan yang telah disampaikan I.League. Ferry menekankan aturan tersebut menjadi syarat agar kebijakan suporter tandang dapat terus diberlakukan pada kompetisi berikutnya.

Editor: Hendra
Sumber: Jawa Pos Koran
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore