
Garudayaksa FC datangkan pelatih Milos Joksic untuk Super League 2026/27. (Istimewa)
JawaPos.com - Garudayaksa FC resmi memperkenalkan Milos Joksic sebagai pelatih kepala baru untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027. Kehadiran pelatih asal Serbia tersebut menjadi langkah penting bagi klub promosi itu dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pengumuman resmi dilakukan pada Senin (21/7). Milos Joksic datang dengan pengalaman panjang sebagai pelatih, terutama di kompetisi liga Thailand yang telah menjadi tempatnya berkarir selama lebih dari satu dekade.
Pelatih berusia 58 tahun itu sebelumnya menangani Uthai Thani FC di Thai League 1. Pada musim 2025/2026, dia memimpin tim tersebut dalam 27 pertandingan dan berhasil membawa Uthai Thani menutup musim di peringkat ke-11 klasemen akhir. Meski bukan papan atas, hasil tersebut dinilai cukup positif mengingat persaingan ketat di liga kasta tertinggi Thailand.
Sebelum melatih Uthai Thani, Joksic juga sempat menangani Muangthong United. Bersama salah satu klub besar Thailand tersebut, dia membawa tim mencapai final Thai League Cup musim 2023/2024 dan meraih penghargaan Pelatih Terbaik Bulanan Thai League 1 pada Maret 2024.
Karir Joksic di Thailand terbilang panjang. Ia pernah menjadi pelatih Bangkok FC, Pattaya United, Nakhon Ratchasima, hingga Ratchaburi FC. Selain itu, dia juga beberapa kali menjabat sebagai asisten pelatih Muangthong United sebelum dipercaya menjadi pelatih kepala.
Pelatih kelahiran Belgrade, Serbia, itu diketahui memiliki lisensi UEFA Pro, lisensi kepelatihan tertinggi di Eropa. Berdasar rekam jejaknya, Joksic dikenal cukup menyukai formasi 4-3-3 dengan pendekatan permainan yang disiplin dalam bertahan sebelum membangun serangan.
Penunjukan Milos Joksic menunjukkan keseriusan Garudayaksa FC dalam menyambut musim perdana mereka di Super League. Sebagai tim promosi, klub tentu membutuhkan sosok pelatih berpengalaman yang sudah terbiasa menangani tim di level kompetisi tertinggi.
Sejauh ini Garudayaksa juga aktif memperkuat skuad dengan mendatangkan sejumlah pemain baru. Kombinasi pemain berpengalaman dan pelatih yang memiliki rekam jejak internasional diharapkan mampu membuat tim tampil kompetitif sepanjang musim.
Tantangan pertama Joksic adalah membangun chemistry bersama para pemain dalam waktu yang relatif singkat. Adaptasi terhadap atmosfer sepak bola Indonesia juga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan agar tim mampu tampil maksimal sejak pekan-pekan awal kompetisi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022