
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares. (Dok. ILeague)
JawaPos.com – Timnas Indonesia akan menjalani dua laga FIFA Matchday. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni. Dua laga tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
PSSI telah mengumumkan skuad Timnas Indonesia. Sayangnya, tidak ada satu pun pemain Persebaya Surabaya dalam daftar tersebut.
Padahal, biasanya ada dua nama yang menjadi langganan timnas, yakni Ernando Ari dan Malik Risaldi. Namun, pada akhir musim kedua pemain tersebut kerap mengalami cedera. Posisi Ernando di bawah mistar bahkan beberapa kali digantikan oleh Andhika Ramadhani.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memilih bersikap tenang. “Sebagai pelatih, tentu saja saya ingin pemain kami bisa masuk timnas. Namun, kami harus menghormati keputusan tersebut,” katanya dalam sesi konferensi pers pada 23 Mei lalu.
Baginya, keputusan pemanggilan pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih timnas. “Kami tidak bisa mengontrol hal itu,” jelas pelatih asal Portugal tersebut.
Ia pun tidak mempermasalahkan jika pemain Persebaya dianggap belum layak masuk skuad Garuda. Tavares berharap para pemainnya dapat merespons hal tersebut dengan elegan.
“Jika mereka (pelatih timnas) menganggap pemain kami tidak punya kualitas, kami hanya punya satu jawaban, yakni terus bekerja keras. Kami harus meningkatkan kemampuan individu dan berkembang sebagai sebuah tim,” ujar Tavares.
Menurutnya, kemampuan individu yang baik saja tidak cukup. Hal itu harus dibarengi permainan kolektif yang solid.
“Karena seorang individu tidak akan bersinar tanpa permainan kolektif. Sepak bola adalah permainan kolektif. Jadi, kami harus membangun kualitas individu dan kolektivitas tim,” terangnya.
Tavares berharap anak asuhnya bisa tampil semakin baik pada musim depan, tentu dengan permainan kolektif yang lebih matang.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
