
Persib Bandung diragukan bisa berbicara banyak di fase gugur AFC Champions League Two 2025/2026. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Indonesia dapat kabar baik dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). AFC resmi merilis bahwa Indonesia bisa memiliki dua wakil di kompetisi AFC Champions League 2 (ACL Two) pada musim 2027/2028.
Ini menjadi kabar baik, mengingat Indonesia hanya bisa menempatkan satu wakil saja di kompetisi kasta kedua antarklub Asia tersebut. Itu pun, harus berjuang terlebih dahulu lewat babak play off ACL Two.
Ambil contoh pada musim 2025/2026, di mana Persib Bandung menjadi wakil Indonesia di ACL Two. Tim berjuluk Pangeran Biru itu berhasil lolos setelah menumbangkan wakil Filipina, Manila Digger di babak play off.
Baca Juga:Ethan Nwaneri Jadi Training Player Timnas Inggris, Thomas Tuchel Ingin Skuad Piala Dunia Tetap Ideal
Kemudian untuk Dewa United yang merupakan runner-up kompetisi musim 2024/2025 mendapatkan jatah bermain di AFC Challenge League. Kompetisi tersebut merupakan kasta ketiga kompetisi antarklub Asia.
Nah kini, AFC pun menambah jatah wakil Indonesia untuk tampil di ACL Two menjadi dua klub. Dengan rincian satu klub langsung lolos, sementara satu klub lainnya memainkan laga play off. Ketentuan tersebut baru akan berlaku untuk musim 2027/2028.
Tiket langsung kompetisi ACL Two 2027/2028 praktis akan jatuh pada sang juara kompetisi Super League di musim itu. Sementara tim peringkat kedua atau runner-up akan memulai perjuangan lewat babak play off untuk bisa tampil di kompetisi kasta kedua antarklub Asia tersebut.
Untuk musim kompetisi 2026/2027, aturannya masih tetap sama. Persib Bandung yang keluar sebagai juara Super League musim ini akan tampil di ACL Two lewat play off, sementara Borneo FC Samarinda bermain di AFC Challenge League.
Adapun negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam dan Kamboja juga mendapat jatah yang sama dengan Indonesia, yakni dua wakil. Ketentuannya pun juga sama, yakni satu lolos langsung dan satunya memainkan laga play-off.
Sementara Thailand, Malaysia, dan Singapura memiliki level lebih tinggi dibanding negara ASEAN lainnya termasuk Indonesia. Ketiga negara tersebut bisa menempatkan wakilnya di kasta tertinggi kompetisi antarklub Asia atau Liga Champions Asia.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
