
Pelatih Persita Carlos Pena. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelatih Carlos Pena terus memutar otak untuk membawa Persita Tangerang menutup musim dengan hasil positif. Setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26, evaluasi besar langsung dilakukan tim pelatih Pendekar Cisadane.
Kekalahan di Banten International Stadium akhir pekan lalu menjadi sorotan tersendiri. Persita tampil cukup solid dalam bertahan, namun kembali mengalami masalah di lini depan. Minimnya penyelesaian akhir membuat tim kesulitan mencetak gol dalam beberapa pertandingan terakhir super legue.
Carlos Pena mengakui tim Persita kehilangan sosok penyerang yang mampu menjadi pembeda di momen penting. Sektor serangan menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus segera dibenahi sebelum musim super league berakhir.
”Secara bertahan Persita selalu kuat, tetapi tentu saja dalam serangan kami kehilangan pemain yang dapat membuat perbedaan,” ujar Pena dikutip dari persitafc.com.
Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa dirinya bersama staf pelatih sudah mencoba berbagai opsi untuk memperbaiki performa tim. Namun hingga kini, solusi terbaik di lini depan masih belum ditemukan.
Meski begitu, Pena tidak ingin situasi sulit yang dialami Persita dianggap sebagai sebuah kegagalan total. Dia menilai tim tetap memiliki banyak perkembangan positif sepanjang musim ini.
Menurut Pena, penurunan performa baru terasa dalam dua bulan terakhir, terutama setelah jeda kompetisi pada Maret. Sebelumnya, Persita mampu tampil cukup konsisten dan bersaing di papan tengah klasemen.
Pelatih berusia 42 tahun tersebut percaya pengalaman musim ini bisa menjadi pelajaran penting bagi klub untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Dia menilai masih ada beberapa posisi yang perlu diperkuat agar Persita bisa tampil lebih kompetitif.
”Kita harus belajar dari situasi ini. Kelemahan tim sangat jelas dan itu bisa menjadi bahan evaluasi untuk masa depan,” lanjut Pena.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
