
Dava Yunna (dua dari kanan) melakukan selebrasi bersama pemain Persebaya U-16 lainnya. (Persebaya)
JawaPos.com–Dua wonderkid Persebaya Surabaya langsung dipercaya tampil sejak menit awal dalam laga pembuka Timnas Indonesia U-17 di ASEAN U-17 Championship 2026. Kepercayaan itu menjadi sinyal kuat ambisi besar Garuda Muda untuk langsung tancap gas sejak pertandingan pertama.
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto tak ragu memasukkan nama-nama terbaiknya saat menghadapi Timor Leste. Termasuk dua pemain muda dari Persebaya Surabaya yang siap mencuri perhatian publik sepak bola nasional.
Dava Yunna Adi Putra dan Alfredo Nararya Nugroho menjadi dua pemain Green Force yang masuk starting XI. Keduanya diharapkan mampu memberi warna permainan serta energi tambahan di laga penting ini.
Kurniawan menegaskan targetnya bukan sekadar tampil, tetapi membawa pulang gelar juara. Apalagi turnamen digelar di Jawa Timur yang memiliki kedekatan emosional dengan dirinya sebagai legenda Persebaya Surabaya.
”Secara pribadi saya ingin memberikan gelar untuk Indonesia, karena saat masih menjadi pemain saya belum bisa memberikan apa-apa,” kata Kurniawan saat konferensi pers prapertandingan di Surabaya. Pernyataan itu menunjukkan tekad besar yang kini dibawa ke kursi pelatih.
Dia menilai skuad yang dimilikinya sudah cukup matang meski mayoritas pemain berasal dari Elite Pro Academy (EPA). Pengalaman kompetitif di level usia muda menjadi bekal penting menghadapi tekanan turnamen internasional.
Menurut dia, meski belum banyak yang merasakan atmosfer tim senior, beberapa pemain sudah mulai mencicipi latihan bersama tim utama. Hal itu dinilai sangat membantu dalam meningkatkan mental dan kesiapan bertanding.
”Memang belum ada yang bermain di tim senior, tetapi beberapa sudah mendapat kesempatan berlatih dengan tim utama,” ucap mantan pemain yang pernah mengantarkan Persebaya Surabaya juara pada 2004. Pengalaman kecil itu menjadi fondasi penting untuk perkembangan mereka.
Kesiapan tim juga terlihat dari perkembangan signifikan selama masa latihan. Baik dari sisi mental maupun kemampuan menjalankan instruksi, para pemain dinilai semakin solid.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
