
Kurniawan Dwi Yulianto pimpin Timnas Indonesia U-17 di ASEAN U-17 2026 dengan fokus pada mental dan efektivitas permainan. (PSSI)
JawaPos.com–Ambisi besar diusung legenda Persebaya Surabaya yang kini menukangi Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto. Dia menargetkan gelar juara di ajang ASEAN U-17 Championship 2026 yang digelar di Jawa Timur.
Turnamen ini berlangsung di dua venue utama, yakni Stadion Gelora Delta Sidoarjo dan Stadion Gelora Joko Samudro. Atmosfer kandang diharapkan menjadi kekuatan tambahan bagi skuad Garuda Muda.
”Secara pribadi saya ingin memberikan gelar untuk Indonesia, karena saat masih menjadi pemain saya belum bisa memberikan apa-apa,” kata Kurniawan saat konferensi pers prapertandingan di Surabaya. Pernyataan itu menegaskan motivasi emosional yang ia bawa dalam turnamen kali ini.
Sebagai mantan striker tajam, Kurniawan punya sejarah panjang bersama sepak bola Indonesia. Dia juga pernah mengantarkan Persebaya Surabaya meraih gelar juara pada 2004, yang kini menjadi bagian dari identitas kuatnya di Jawa Timur.
Kini, peran berbeda dijalani sebagai pelatih yang bertanggung jawab membentuk generasi baru. Dia ingin menebus kegagalan masa lalu dengan memberikan prestasi dari sisi teknis di pinggir lapangan.
Kurniawan menilai pengalaman para pemain muda di kompetisi Elite Pro Academy menjadi modal penting. Jam terbang tersebut dinilai cukup membantu menghadapi tekanan pertandingan internasional yang jauh lebih ketat.
Baca Juga:Inter Milan Menang Comeback Lawan Como, Marcus Thuram Tegaskan Perebutan Gelar Juara Belum Berakhir
”Memang belum ada yang bermain di tim senior, tetapi beberapa sudah mendapat kesempatan berlatih dengan tim utama,” ucap Kurniawan Dwi Yulianto. Hal itu menjadi indikasi pemain memiliki kualitas untuk berkembang lebih jauh.
Proses pematangan tim tidak hanya soal teknik, tetapi juga mental. Kurniawan menegaskan kesiapan pemain mengalami peningkatan signifikan selama masa persiapan.
Dia melihat perkembangan dari cara pemain menjalankan instruksi hingga keberanian mengambil keputusan di lapangan. Ini menjadi sinyal positif jelang laga pembuka yang sangat krusial.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
