
Pesepak bola Persija Jakarta Allano melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persebaya pada pertandingan BRI Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (11/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Persija Jakarta menemukan momen penting untuk mengalahkan Persebaya Surabaya dalam big match di Stadion Gelora Bung Karno Sabtu (11/4). Gol Allano menjadi titik balik bagi tuan rumah untuk meruntuhkan ketangguhan Green Force.
Hal itu diakui Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, yang menilai gol penalti Allano membuat mentalitas skuad asuhannya drop, padahal masih babak pertama. Hal itu benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh Persija.
“Setelah gol penalti itu, Persija bermain semakin nyaman. Apalagi, mereka didukung ribuan suporternya di stadion. Kami terlalu banyak memberikan ruang kepada mereka,” ujar Tavares seperti dikutip dari laman resmi klub.
Di sisi lain, sang pencetak gol, Allano, mengaku terobsesi untuk meraih kemenangan karena dalam tiga pertandingan sebelumnya, ia dan rekan-rekannya gagal meraih tiga poin.
"Setelah tiga laga tanpa kemenangan, kami terobsesi meraih kemenangan, apalagi lawan Persebaya berlangsung di kandang kami. Jadi, saya bersyukur akhirnya bisa kembali meraih kemenangan," ujar pemain asal Brasil itu, dilansir dari Instagram resmi Liga 1 Match.
Lebih lanjut, kemenangan atas Green Force diraih dengan tidak mudah, karena Persebaya memang sulit untuk ditaklukkan. Maka dari itu, ia mengaku senang bisa turut mencetak gol dan membantu timnya terus bersaing dalam perebutan gelar juara.
"Persebaya memang tim yang kuat dan sulit dikalahkan. Maka dari itu, kami bekerja keras karena kami merasa sangat kuat jika bermain di kandang sendiri," tuturnya.
Allano yang dinobatkan sebagai Man of The Match juga membeberkan bagaimana Macan Kemayoran akhirnya bisa meraih kemenangan telak atas Green Force. Ia menyebut ada tiga faktor penentu.
"Untuk mengalahkan Persebaya, kami memang memainkan ritme permainan, mendominasi penguasaan bola, dan melakukan variasi umpan-umpan berbahaya," ungkapnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
