
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Persija Jakarta dibayangi catatan buruk sebelum menghadapi Persebaya Surabaya, yaitu melewati tiga pertandingan tanpa kemenangan. Sedangkan lawannya justru baru saja mengalahkan Persita Tangerang.
Namun, saat pertandingan klasik tersebut berlangsung, Persija bisa keluar dari bayang-bayang rekor buruk sebelumnya. Mereka memanfaatkan statusnya sebagai tuan rumah dan dukungan Jakmania dengan baik sehingga mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 3-0, Sabtu (11/4) di Stadion Gelora Bung Karno.
Allano mengawali pesta gol tuan rumah lewat gol penaltinya pada menit 17. Macan Kemayoran menambah dua gol lagi lewat brace dari penyerang lokal, Eksel Runtukahu pada babak kedua.
Pasca pertandingan, pelatih Persija, Mauricio Souza, menyambut kemenangan itu dengan gembira. Ia menilai timnya benar-benar bermain sesuai kemampuan terbaik mereka.
“Saya rasa hari ini kami benar-benar berhasil menunjukkan potensi yang dimiliki tim ini. Kami memainkan pertandingan yang hebat, kami mendominasi permainan sepenuhnya," ujar Souza seperti dikutip dari ILeague.
Memang, secara statistik, Macan Kemayoran unggul segalanya dari Persebaya. Mereka unggul penguasaan bola sebesar 67 persen berbanding 33 persen, menunjukkan bahwa Persija sangat mendominasi permainan.
Tak hanya itu, dominasi mereka juga terlihat dari aspek serangan dan agresivitas, di mana Rizky Ridho dkk melepaskan 12 tendangan, enam di antaranya tepat sasaran dan tiga diantaranya berbuah gol. Sedangkan Persebaya membuat 10 tendangan tanpa satu pun mengarah ke gawang, apalagi berbuah gol.
Souza juga menyayangkan bahwa enam kreasi peluang milik timnya seharusnya bisa berbuah gol lebih banyak andaikan para pemainnya lebih tenang. Namun hal itu tidak terlalu membuatnya kecewa, karena skuad asuhannya juga mampu bertahan sebaik saat melancarkan serangan.
“Saya selalu mengatakan bahwa tim yang bagus adalah tim yang seimbang. Yaitu tim yang menyerang dengan baik dan bertahan dengan baik. Hari ini melakukan keduanya, bahkan para penyerang turut membantu pertahanan,” katanya lagi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
