
Rendy Irwan memberikan instruksi. (Dok. Akademi Deltras)
JawaPos.com - Elite Pro Academy (EPA) Championship U-19 akan dimulai pada awal bulan depan. Tim EPA Deltras FC akan dinakhodai oleh Rendi Irwan. Mereka berada satu grup dengan Adhyaksa FC, Garudayaksa FC, Sriwijaya FC, dan Persida Depok. Lalu, apa target yang dipatok oleh Rendi? Berikut wawancaranya dengan Jawa Pos.
Jujur, memang sedikit ada beban. Cuma saya buat enjoy saja. Karena bagaimanapun, saya nanti akan dibantu dengan pelatih lain sebagai asisten. Saya juga dibantu Coach Agam Haris yang kini menjadi Dirtek Deltras Akademi.
Persiapan sebenarnya cukup mepet. Kami harus segera melakukan seleksi. Karena ada pemain dari Sidoarjo maupun dari luar Sidoarjo. Yang kami seleksi itu merupakan pemain kelahiran 2009 dan 2010. Jadi, untuk EPA dua tahun ke depan, mereka masih bisa ikut serta.
Yang jelas, kami memprioritaskan pemain asli akademi. Kami tentu tidak bisa menolak jika ada bakat bagus yang berasal dari luar Sidoarjo. Tapi, kami akan berusaha mengorbitkan pemain akademi dalam kompetisi ini. Karena Akademi Deltras ini bukan hanya dihuni anak Sidoarjo.
Saya rasa semua tim punya peluang untuk lolos ke babak selanjutnya. Yang jelas, kami baru bisa melihat kekuatan lawan setelah kompetisi dimulai. Di situ, kami akan bermain dengan game plan kami sendiri. Kami harus fokus bagaimana agar tim bisa mendapat hasil terbaik di setiap laga.
Saat rapat dengan CEO Deltras FC, beliau paham bahwa ini adalah kompetisi EPA pertama di kasta kedua. Jadi, kami memprioritaskan bagaimana agar anak-anak dapat pengalaman berharga di turnamen kali ini.
Target pribadi tentu saja ada. Kalau dari saya, tentu ingin tim Deltras FC U-19 ini bisa lolos ke fase selanjutnya. Dan kalau memang bisa sampai juara, ya Alhamdulillah. Yang terpenting adalah kami selalu berusaha memberikan yang terbaik.
Kalau berpengaruh ke persiapan, rasanya tidak. Justru akademi sudah berjalan baik dengan program yang ditinggalkan Coach Fakhri. Mulai program mingguan, bulanan, sampai program yang lainnya.
Jujur, kami masih sering berkomunikasi meski beliau sudah tidak lagi di Akademi Deltras. Saya menyampaikan beberapa detail persiapan tim. Beliau juga memberi masukan bagaimana tim bisa maksimal. Yang pasti, apa yang beliau tinggalkan akan jadi motivasi kami di lapangan nanti.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
