
Bruno Moreira mencoba menguatkan rekan-rekannya setelah Persebaya Surabaya kalah telak 1-5 dari Borneo FC. (Persebaya)
JawaPos.com–Kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC menjadi malam yang sulit dilupakan bagi Persebaya Surabaya. Namun di tengah kekecewaan itu, Bruno Moreira justru mengajak seluruh tim untuk segera bangkit dan melupakan hasil memalukan tersebut.
Bruno Moreira tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah Persebaya Surabaya harus pulang dengan hasil pahit dari Samarinda. Dia mengakui malam di markas Borneo FC menjadi pertandingan yang berat bagi seluruh pemain Green Force.
Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan telak saat melawat ke kandang Borneo FC pada pekan ke-25 Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3) malam, Green Force takluk dengan skor mencolok 1-5 dari tuan rumah.
Hasil tersebut menjadi salah satu kekalahan paling menyakitkan yang dialami Persebaya Surabaya musim ini. Bukan hanya karena selisih gol yang besar, tetapi juga karena tim gagal menunjukkan permainan terbaik sepanjang pertandingan.
Borneo FC yang mendapat dukungan penuh suporter tampil sangat dominan sejak awal laga. Tim berjuluk Pesut Etam mampu mengendalikan permainan dan membuat Persebaya Surabaya kesulitan mengembangkan strategi yang sudah dipersiapkan.
Pada babak pertama, tuan rumah berhasil membuka keunggulan lewat satu gol yang membuat tekanan terhadap Green Force semakin besar. Situasi itu memaksa Persebaya Surabaya mencoba bermain lebih terbuka demi mengejar ketertinggalan.
Namun keadaan justru semakin sulit setelah memasuki babak kedua pertandingan. Borneo FC tampil semakin agresif dan berhasil menambah empat gol lagi ke gawang Ernando Ari.
Serangan bertubi-tubi dari tuan rumah membuat lini pertahanan Persebaya Surabaya kewalahan. Green Force kesulitan mengantisipasi pergerakan pemain Borneo FC yang tampil sangat efektif di depan gawang.
Di tengah tekanan tersebut, Persebaya Surabaya sebenarnya sempat memperkecil ketertinggalan. Gol hiburan tercipta melalui Leo Lelis yang memanfaatkan peluang di depan gawang lawan.
Meski berhasil mencetak satu gol, situasi pertandingan tetap sulit dikendalikan. Persebaya Surabaya tak mampu mengejar ketertinggalan yang sudah terlalu jauh dari tuan rumah.
Setelah pertandingan berakhir, Bruno Moreira memahami betapa beratnya hasil yang harus diterima timnya. Dia menyadari laga tersebut jauh dari harapan Persebaya Surabaya.
”Pertandingan ini jelas bukan laga yang biasa bagi Persebaya. Kami tentu tidak menyangka harus kebobolan hingga lima gol dan hanya mampu membalas satu. Namun, pertandingan sudah selesai dan kami harus menerima hasil tersebut,” ujar Bruno Moreira.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
