Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Maret 2026 | 19.40 WIB

Duel Kreator Serangan Borneo FC vs Persebaya Surabaya: Mariano Peralta Lebih Tajam, Bruno Moreira Lebih Kompleks

Bruno Moreira saat mencetak gol penalti Persebaya ke gawang Persijap Jepara. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com – Laga Borneo FC kontra Persebaya Surabaya malam ini di Stadion Segiri dipastikan tidak hanya menjadi pertarungan dua tim papan atas. Pertandingan tersebut juga menghadirkan duel menarik dua motor serangan: Mariano Peralta dan Bruno Moreira.

Keduanya sama-sama menjadi figur penting bagi tim masing-masing sepanjang Super League 2025–2026. Namun, kontribusi keduanya memiliki karakter yang berbeda.

Peralta tampil lebih tajam dalam urusan produktivitas. Winger Borneo FC asal Argentina itu sudah memainkan 23 laga musim ini dengan torehan 10 gol dan 9 assist. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain paling berbahaya di lini depan Pesut Etam.

Produktivitas Peralta juga terlihat dari agresivitasnya dalam menyerang. Dia sudah melepaskan 52 tembakan dengan 32 di antaranya tepat sasaran. Statistik itu menegaskan perannya sebagai finisher sekaligus kreator serangan.

Di sisi lain, kapten Persebaya Bruno Moreira menunjukkan kontribusi yang lebih kompleks dalam permainan tim. Meski jumlah golnya sedikit lebih rendah—9 gol dari 22 pertandingan—peran pemain asal Brasil itu tidak hanya di sektor penyerangan.

Moreira juga aktif dalam membangun permainan Green Force. Dia mencatatkan 637 umpan dengan 474 di antaranya sukses. Selain itu, kontribusinya dalam fase bertahan juga cukup menonjol dengan 29 tekel dan 29 intersep.

Angka tersebut jauh melampaui catatan Peralta yang membukukan 23 tekel dan 15 intersep sepanjang musim ini.

Namun, dalam hal kreativitas di sepertiga akhir lapangan, Peralta tetap unggul. Selain assist yang lebih banyak, jumlah tembakannya juga hampir dua kali lipat dibanding Moreira yang mencatat 28 percobaan dengan 16 tepat sasaran.

Perbandingan statistik tersebut menunjukkan dua tipe pemain yang berbeda. Peralta menjadi ancaman langsung bagi pertahanan lawan, sementara Moreira lebih berperan sebagai penggerak permainan Persebaya.

Karena itu, duel keduanya diprediksi menjadi salah satu faktor penting dalam pertandingan malam ini. Jika Peralta mampu menemukan ruang di lini belakang Persebaya, Borneo FC berpeluang besar memaksimalkan keunggulan bermain di kandang.

Sebaliknya, bila Moreira mampu mengontrol ritme permainan Green Force, Persebaya bisa meredam agresivitas Pesut Etam sekaligus menciptakan peluang berbahaya di Segiri.

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore