
Fabio Calonego merayakan gol spektakuler dari luar kotak penalti yang memastikan kemenangan Persija. (Dery Ridwansah-JawaPos.com)
JawaPos.com — Performa gelandang Persija asal Brasil, Fabio Calonego, terus mencuri perhatian sepanjang musim ini. Konsistensi permainan serta kontribusinya dalam membangun serangan membuat namanya semakin vital di lini tengah Macan Kemayoran.
Sejak awal musim, Fabio menjadi salah satu pemain yang paling dipercaya untuk mengisi sektor gelandang. Ia hampir selalu tampil reguler dan menunjukkan kualitas yang stabil dari pertandingan ke pertandingan.
Catatan statistiknya pun cukup impresif sepanjang kompetisi berjalan. Fabio telah turun dalam 21 pertandingan bersama Persija dan menjadi salah satu motor permainan tim.
Tak hanya membantu menjaga keseimbangan di lini tengah, kontribusinya dalam fase menyerang juga cukup terasa. Kreativitas dan ketenangannya saat menguasai bola sering membuka ruang bagi rekan-rekannya di lini depan.
Sepanjang musim ini, Fabio telah mencatatkan tiga assist penting bagi Persija.
Ketiga umpan matang itu masing-masing terjadi saat menghadapi Malut United pada 23 Agustus 2025, Persebaya pada 18 Oktober 2025, serta Bhayangkara FC pada 29 Desember 2025.
Namun kontribusi Fabio tidak berhenti pada assist semata. Dalam dua pertandingan terakhir, gelandang asal Brasil tersebut bahkan mampu mencetak dua gol spektakuler secara beruntun.
Gol pertamanya tercipta saat Persija menghadapi Malut United pada 24 Februari 2026. Momen tersebut menjadi salah satu gol paling berkesan bagi tim ibu kota musim ini.
Berawal dari umpan matang yang diberikan Allano Lima, Fabio menerima bola di luar kotak penalti. Ia mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan tendangan keras menggunakan kaki kanannya.
Sepakan tersebut meluncur deras menuju gawang lawan dan tak mampu dihentikan penjaga gawang Malut United. Gol itu akhirnya memastikan kemenangan dramatis Persija dengan skor 3-2 dalam pertandingan tersebut.
Aksi impresif Fabio kembali terulang pada laga berikutnya saat menghadapi Borneo FC. Pola gol yang tercipta bahkan hampir serupa dengan gol sebelumnya.
Kali ini, Jean Mota menjadi pemain yang memberikan umpan kepada Fabio. Setelah menerima bola, ia sempat menahan sejenak untuk membaca situasi sebelum mengambil keputusan.
Keputusan tersebut terbukti tepat ketika Fabio melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan kembali gagal diantisipasi oleh penjaga gawang lawan.
