
Gali Freitas siap pelayan bomber mematikan Persebaya Surabaya di era Bernardo Tavares. (Persebaya)
JawaPos.com — Lima raja assist Persebaya Surabaya siap jadi andalan Bernardo Tavares saat tandang ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-22 Super League 2025/2026. Laga ini menjadi momentum kebangkitan Green Force setelah terpeleset di pekan sebelumnya.
Persebaya Surabaya datang dengan luka usai kalah dari Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo. Hasil itu membuat tim asuhan Bernardo Tavares harus segera berbenah agar tak kehilangan momentum di papan persaingan.
Pelatih asal Portugal tersebut tak ingin kekalahan menjadi beban berkepanjangan bagi anak asuhnya. Ia menegaskan tim harus menjadikan hasil minor itu sebagai bahan bakar untuk bangkit.
"Kami harus segera bangkit, melupakan hasil ini, dan mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” tegasnya.
Kalimat itu menegaskan arah Persebaya Surabaya yang kini sepenuhnya tertuju ke markas Persijap Jepara.
Di tengah tekanan untuk meraih poin penuh, Persebaya Surabaya punya modal penting. Lima raja assist di skuad era Bernardo Tavares siap jadi pembeda.
Nama pertama yang menonjol adalah Francisco Israel Rivera Davalos. Gelandang kreatif ini sudah mencatat enam assist dari 17 penampilan dengan total 1.510 menit bermain.
Rata-rata assist-nya mencapai 0,36 per 90 menit. Angka itu menunjukkan perannya sebagai motor serangan Persebaya Surabaya tak tergantikan.
Di posisi kedua ada Paulo Domingos Gali da Costa Freitas. Penyerang lincah ini mengoleksi lima assist dari 20 laga dengan 1.205 menit bermain.
Menariknya, rata-rata assist per 90 menit miliknya mencapai 0,37. Catatan itu bahkan sedikit lebih tinggi dibanding Rivera dalam efektivitas distribusi bola.
Bruno Moreira Soares juga masuk daftar lima raja assist Persebaya Surabaya. Penyerang ini membukukan empat assist dari 19 pertandingan dengan total 1.683 menit bermain.
Rata-rata 0,21 assist per 90 menit menjadi bukti kontribusinya dari sisi sayap. Bruno kerap jadi pemecah kebuntuan lewat umpan silang dan penetrasi cepatnya.
Pedro Ricardo Rodrigues de Matos menjadi nama berikutnya dalam daftar ini. Gelandang tersebut mencatat tiga assist dari 19 laga dengan 1.318 menit bermain.
Rata-rata assist per 90 menit miliknya berada di angka 0,20. Perannya sebagai pengatur ritme permainan membuat aliran bola Persebaya Surabaya tetap hidup.
Nama terakhir adalah Malik Risaldi. Penyerang ini menyumbang dua assist dari 20 pertandingan dengan 1.163 menit bermain.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
