
Bruno Moreira masih jadi kunci permainan Persebaya Surabaya hadapi Persijap Jepara. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Sembilan donatur gol Persebaya Surabaya di laga tandang menjadi sorotan jelang duel krusial kontra Persijap Jepara. Nama Bruno Moreira muncul sebagai kunci yang bisa menentukan nasib Green Force saat berburu poin di luar kandang.
Persebaya Surabaya akan bertandang ke markas Persijap Jepara pada pekan ke-22 Super League 2025/2026 dengan membawa misi bangkit. Tim asuhan Bernardo Tavares datang dalam situasi kurang ideal usai tumbang di kandang sendiri.
Kekalahan itu terjadi saat menjamu Bhayangkara FC di Gelora Bung Tomo pada pekan ke-21. Hasil tersebut memantik tekad kuat untuk menebus kesalahan saat melawat ke Jepara.
Menariknya, Tavares juga memantau kondisi Persijap yang baru saja dibantai 4-0 oleh Malut United di Gelora Kie Raha. Situasi itu dinilai bisa memicu kebangkitan lawan dengan motivasi berlipat ganda.
“Jangan lupa, tim yang baru kalah telak akan memotivasi pemainnya 200% untuk bangkit. Mereka pasti akan menganalisis kita. Kita harus punya motivasi yang sama tingginya karena kita juga kalah di kandang," ujar Bernardo Tavares.
Fakta unik memperlihatkan Persijap hanya mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhir mereka. Sebaliknya, Persebaya Surabaya tampil lebih produktif dengan torehan 10 gol dalam lima laga terakhir.
Ketajaman itu terasa semakin menonjol ketika bermain tandang. Statistik menunjukkan Persebaya Surabaya justru lebih menggila saat jauh dari rumah.
Dalam 10 laga tandang musim ini, Green Force mencatat empat kemenangan, lima hasil imbang, dan hanya sekali kalah. Mereka membukukan 12 gol dan baru kebobolan enam kali dengan selisih gol surplus enam serta koleksi 17 poin.
Produktivitas tersebut lahir dari kontribusi banyak pemain. Total ada sembilan donatur gol Persebaya Surabaya di laga tandang yang membuat tim ini tetap berbahaya.
Bruno Moreira menjadi penyumbang terbanyak dengan tiga gol saat bermain di markas lawan. Kontribusinya membuat lini depan Persebaya Surabaya lebih hidup dan variatif dalam membongkar pertahanan.
Selain Bruno Moreira, ada Francisco Rivera, Arief Catur, Gali, Bruno Paraiba, Rachmat Irianto, Mihailo Perovic, Alfan Suaib, dan Risto Mitrevski yang masing-masing menyumbang satu gol tandang.
Satu gol tambahan bahkan lahir dari bunuh diri lawan yang menunjukkan tekanan konsisten Persebaya Surabaya di wilayah pertahanan musuh.
Sebaran gol tersebut membuktikan kekuatan kolektif tim racikan Tavares. Tidak hanya bergantung pada satu nama, Persebaya Surabaya memiliki banyak opsi untuk mencetak gol kapan saja.
Meski demikian, Bruno Moreira tetap menjadi sosok sentral yang paling disorot jelang lawan Persijap Jepara. Pergerakan eksplosif dan naluri mencetak golnya kerap menjadi pembeda di pertandingan ketat.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
