Boris Kopitovic siap ngamuk dan incar kemenangan lawan Persebaya Surabaya bersama Bali United. (Bali United)
JawaPos.com — Boris Kopitovic siap mengamuk dan menebar ancaman serius jelang laga kandang Bali United melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Penyerang asing andalan Serdadu Tridatu itu membawa semangat kebangkitan usai kekalahan menyakitkan pada pekan ke-19 Super League 2025/2026.
Bali United baru saja pulang dari lawatan berat ke markas Persik Kediri dengan tangan hampa. Bertanding di kandang lawan, skuad asuhan Johnny Jansen harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 3-2.
Pada laga tersebut, Boris Kopitovic sempat memberi harapan bagi Bali United lewat gol pembuka pada menit ke-23. Gol itu tercipta dari bola pantul yang mengenai badan M Firly dan mengubah arah bola ke gawang Persik.
Namun keunggulan awal tersebut gagal dipertahankan Bali United hingga turun minum. Serangkaian kesalahan justru membuat Persik Kediri mampu membalikkan keadaan secara cepat dan efektif.
Kesalahan pertama datang dari back pass Kadek Arel yang membuka peluang emas bagi tuan rumah. Situasi tersebut diperparah oleh kurangnya konsentrasi Mike Hauptmeijer dan Kadek Arel yang berujung pada gol kedua Persik.
Mental pemain Bali United yang mulai terganggu membuat lini pertahanan semakin rapuh. Kondisi itu dimanfaatkan Persik untuk mencetak gol ketiga dan menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol.
Memasuki babak kedua, Bali United mencoba bangkit dan tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Persik Kediri demi mengejar ketertinggalan.
Usaha tersebut membuahkan hasil lewat gol tambahan dari Joao Ferrari pada menit ke-69. Gol itu sempat menghidupkan asa Bali United untuk mencuri poin dari Kediri.
Sayangnya, hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan Persik Kediri. Bali United pun harus pulang dengan rasa kecewa setelah menunjukkan perlawanan sengit di babak kedua.
Boris Kopitovic menilai timnya sudah berusaha maksimal untuk mengejar ketertinggalan. Ia menegaskan pentingnya melupakan kekalahan tersebut dan segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya.
"Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik ketika tertinggal di babak pertama. Kami menekan di babak kedua hanya saja kami mampu mencetak satu gol tambahan. Kami lupakan hasil kekalahan ini dan fokus untuk pertandingan berikutnya," ungkap Kopitovic.
Fokus Boris Kopitovic kini tertuju pada dua laga kandang berat yang menanti Bali United di bulan Februari. Persebaya Surabaya menjadi target pertama yang harus ditaklukkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta.
Laga melawan Persebaya Surabaya dijadwalkan berlangsung pada 7 Februari 2026. Pertandingan ini diprediksi berlangsung panas mengingat rivalitas dan ambisi kedua tim di papan klasemen.
Bagi Bali United, duel melawan Persebaya Surabaya menjadi momentum kebangkitan yang tidak boleh disia-siakan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Serdadu Tridatu bertekad tampil lebih solid dan efektif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022