Ilustrasi jersey PSIS Semarang hilang di mess. (Instagram/@kepareng_wareng)
JawaPos.com - Kabar kurang sedap datang dari tubuh PSIS Semarang. Sejumlah jersey latihan pemain yang tersimpan di mess PSIS dilaporkan raib.
Tak hanya itu, beberapa piala milik klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut juga disebut ikut menghilang.
Informasi ini langsung menyita perhatian suporter dan memunculkan berbagai spekulasi di kalangan penggemar Laskar Mahesa Jenar.
Isu hilangnya aset PSIS pertama kali mencuat melalui unggahan Instagram Ketua Panser Biru, Kepareng, lewat akun pribadinya @kepareng_wareng.
Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan kekesalannya atas kondisi mess PSIS yang dinilai sudah tidak menyisakan aset penting klub.
“Ngeri lur, jersey-jersey pemain sama latihan PSIS di mess habis semua, bahkan yang paling bikin jengkel piala-piala juga tidak ada. Harusnya itu kan aset-asetnya PSIS alias manajemen anyar ya,” tulis Kepareng dalam unggahannya.
Masih dalam postingan yang sama, Kepareng juga menandai akun Instagram mantan manajer PSIS, @wisnumbuthuk. Hal ini makin memantik perhatian suporter, terlebih di tengah masa transisi kepemilikan klub.
Diketahui, saham mayoritas PSIS Semarang sebesar 75 persen baru saja resmi dibeli oleh Datu Nova dari keluarga Yoyok Sukawi.
Hilangnya jersey latihan dan piala yang seharusnya menjadi aset klub membuat banyak pendukung PSIS merasa khawatir.
Bagi suporter, piala bukan sekadar benda, melainkan simbol sejarah dan marwah klub yang telah dibangun bertahun-tahun. Kekhawatiran pun berkembang, terutama terkait potensi konflik internal di kemudian hari.
Dalam kolom komentar unggahan tersebut, sejumlah suporter menyuarakan keresahannya.
Salah satunya datang dari akun Instagram @xn.hendriansyah_sunjoyo. Ia menilai situasi ini patut diwaspadai karena bisa memicu dualisme di tubuh PSIS.
“Awas hati-hati bau-bau dualisme bisa terjadi. Jika aset-aset lama masih dikuasai orang lama, secara hukumnya CEO baru tetap akan menang, tapi konfliknya akan terus bermunculan. Kali ini tidak boleh ada toleransi. Anggap itu bagian dari pencurian. Angkat ke ranah hukum, tegas dan tuntas. Trofi adalah simbol marwah klub, sejarah klub, bukan sejarah individu,” tulisnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi maupun klarifikasi dari manajemen lama PSIS Semarang terkait hilangnya jersey latihan maupun piala klub tersebut.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
