
Pemain Persik Kediri Ezra Walian sebut Persib mirip Ajax Amsterdam. (www.instagram.com)
JawaPos.com-Pemain Persik Kediri yang juga mantan penyerang Timnas Indonesia Ezra Walian menyebut Persib Bandung sebagai Ajax Amsterdam versi Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan kapten Persik Kediri Ezra Walian saat mengenang pengalaman bersama Persib. Maung Bandung menurut dia memiliki sejarah, basis suporter, dan tekanan besar, layaknya raksasa sepak bola Belanda Ajax Amsterdam.
Ezra Walian, yang memiliki darah keturunan Indonesia-Belanda, pernah membela Persib Bandung dalam periode 2021 hingga 2024. Dikutip dari Ajax.nl, pemain Persik kediri itu menyampaikan pandangan tentang Persib sebagai klub besar di Indonesia.
“Saya pernah bermain untuk Persib, klub terbesar di Indonesia. Mereka Ajax-nya Indonesia. Saat itu, mereka belum memenangkan kejuaraan selama 10 tahun, jadi sudah waktunya mereka juara lagi. Tahun sebelumnya kami finis kedua, jadi kami sudah dekat,” ujar Ezra.
Ucapan tersebut bukan tanpa alasan. Persib Bandung memang sempat mengalami puasa gelar selama satu dekade sebelum akhirnya kembali merengkuh trofi Liga 1 musim 2023/2024.
Ezra menjadi salah satu bagian dari skuad yang mengakhiri penantian panjang tersebut. Dia mengakui perjuangan untuk membawa Persib kembali ke puncak tidaklah mudah, mengingat tekanan besar dari publik dan tingginya ekspektasi suporter.
Menurut Ezra, musim juara itu penuh tantangan, baik secara fisik maupun mental. Persaingan ketat di Liga 1, jadwal padat, serta tuntutan untuk selalu tampil maksimal menjadi ujian tersendiri bagi seluruh pemain.
Namun, kerja keras tim akhirnya terbayar lunas dengan gelar juara yang sangat dinantikan. Ezra juga mengaku sangat menikmati momen perayaan juara bersama Persib Bandung.
Sambutan meriah dari Bobotoh menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Saat itu, ribuan suporter memadati jalanan Kota Bandung untuk berkonvoi merayakan gelar juara. Itu menjadi salah satu momen terbaik Ezra di Bandung.
Selama berkarier bersama Persib, Ezra Walian mencatatkan 78 penampilan dan mencetak empat gol. Meski dikenal sebagai penyerang, perannya di Persib cukup fleksibel. Dia kerap dimainkan sebagai gelandang serang dan lebih sering berperan sebagai supersub.
Kehadirannya di babak kedua beberapa kali mampu mengubah dinamika permainan. Terutama di lini tengah, dan menjadi pemecah kebuntuan saat tim mengalami kesulitan.
Kini melanjutkan karir bersama Persik Kediri, Ezra tetap menyimpan kenangan manis bersama Persib Bandung. Bagi Ezra, Persib bukan sekadar klub, melainkan bagian penting dari perjalanan kariernya di sepak bola Indonesia.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
