Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Desember 2025 | 22.05 WIB

Pakai Helm Mirip Petr Cech! Rachmat Irianto Siap Mati-matian Bela Persebaya Surabaya Lawan Borneo FC

Rachmat Irianto siap kawal lini belakang Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Persebaya Surabaya) - Image

Rachmat Irianto siap kawal lini belakang Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Persebaya Surabaya)

JawaPos.com — Pakai helm pelindung kepala mirip legenda Chelsea Petr Cech, Rachmat Irianto siap bertarung tanpa kompromi demi Persebaya Surabaya. Tekad mati-matian itu ia tunjukkan jelang laga krusial melawan Borneo FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026.

Helm yang dikenakan Rachmat Irianto bukan sekadar pelindung, tetapi simbol profesionalisme dan pengorbanan. Meski masih menyisakan luka, ia memilih tetap turun demi membantu Green Force meraih kemenangan penting.

“Seperti yang dilihat, sudah membaik meski masih ada luka sedikit,” ujar Rachmat Irianto di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat. Ia menegaskan kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk mengendurkan semangat bertanding.

Pertandingan Persebaya Surabaya melawan Borneo FC akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (20/12/2025).

Laga ini menjadi sorotan karena mempertemukan tim papan tengah dengan pemuncak klasemen sementara.

Manajemen Persebaya Surabaya menunjuk staf pelatih Shin Sang-gyu untuk mendampingi tim dari sisi lapangan. Keputusan ini diambil menyusul absennya pelatih caretaker Uston Nawawi akibat akumulasi kartu.

Shin Sang-gyu yang berposisi sebagai pelatih fisik dipercaya menjaga fokus dan kesiapan pemain sepanjang laga. Peran tersebut dinilainya memiliki tanggung jawab besar meski tidak menjadi pengambil keputusan utama.

“Tanggung jawabnya cukup berat, tetapi ini tantangan yang harus dijalani,” ucap Shin. Ia menegaskan siap memberikan dukungan maksimal agar pemain tampil optimal.

Shin juga mengakui Persebaya Surabaya kehilangan dua pemain penting, Bruno Moreira dan Francisco Rivera. Absennya kedua pilar tersebut berpengaruh terhadap kekuatan tim.

Meski begitu, Shin melihat respons positif dari para pemain selama sesi latihan. Ia menilai semangat juang menjadi modal utama menghadapi tekanan besar dari lawan.

“Spirit pemain merupakan modal penting untuk merebut poin penuh,” ujarnya. Shin optimistis mentalitas tersebut bisa menutup kekurangan yang ada.

Pengalaman Shin sebagai bagian dari tim ofisial Tim Nasional Indonesia di era kepelatihan Shin Tae-yong menjadi nilai tambah. Ia bergabung dengan Persebaya Surabaya sejak awal Juni 2025 dan mulai memahami karakter pemain.

Di tengah keterbatasan tim, sosok Rachmat Irianto kembali menjadi figur sentral. Pemain berusia 26 tahun itu dikenal sebagai simbol loyalitas dan determinasi Persebaya Surabaya.

Rian menegaskan fokus utamanya saat ini adalah kemenangan tim, bukan kondisi pribadi. Ia siap mengikuti segala arahan pelatih demi hasil maksimal.

“Tentu tidak mudah dan yang paling penting bagaimana bisa menang,” kata Rian. Ia menambahkan tim masih menunggu detail strategi yang akan diterapkan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore