Persebaya Surabaya jalani musim yang berat di Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya memasuki pekan krusial Super League 2025/2026 dengan kondisi yang tidak ideal dan jauh dari standar klub profesional. Tim kebanggaan Kota Pahlawan itu memasuki periode genting tanpa pelatih kepala dan manajer resmi yang mengarahkan struktur kerja tim.
Situasi ini semakin memprihatinkan karena Persebaya Surabaya harus meladeni pemuncak klasemen sementara, Borneo FC, di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (20/12/2025).
Ketidakpastian di level manajemen membuat persiapan tim terasa timpang, terlebih laga ini berlangsung di tengah tekanan besar dari suporter.
Green Force juga tak bisa menurunkan dua pemain pilar yang selama ini jadi motor permainan.
Gelandang serang Francisco Rivera absen akibat kartu merah saat melawan Persik Kediri pekan ke-13, sedangkan Bruno Moreira harus menepi karena akumulasi empat kartu kuning.
Kedua absensi itu membuat lini serang Persebaya Surabaya terancam tumpul ketika menghadapi salah satu tim paling stabil musim ini.
Rivera dijatuhi larangan bermain selama dua pertandingan, sementara Moreira kehilangan momentum setelah beberapa pekan terakhir menjadi andalan di kotak penalti.
Caretaker pelatih, Uston Nawawi, terpaksa memutar otak untuk menyiapkan formula baru agar Persebaya Surabaya tetap kompetitif.
Uston yang sebelumnya berstatus asisten pelatih kini memikul beban berat karena minimnya komposisi pelatih di tubuh Persebaya Surabaya.
Kondisi kian pelik karena posisi pelatih kepala belum terisi sejak pemecatan arsitek sebelumnya bulan lalu. Klub belum memperkenalkan pengganti, sedangkan pasar pelatih makin sempit mendekati paruh musim.
Tak hanya pelatih kepala yang kosong, posisi manajer tim juga tak jelas keberadaannya.
Nama manajer sudah tidak tercantum di laman resmi I-League, tetapi klub tak pernah mengeluarkan keterangan resmi mengenai pergantian atau pengunduran diri.
Para suporter pun semakin khawatir karena jabatan Direktur Teknik yang sebelumnya diisi Uston Nawawi kini membingungkan.
Uston yang semula diumumkan sebagai Direktur Teknik justru kembali menangani fungsi kepelatihan dan kini bertugas sebagai caretaker.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
