Laga Waanal Brothers vs Gresik United. (Dok. GU)
JawaPos.com – Gresik United berhasil meraih kemenangan pertama di Liga 3 Nusantara 2025-2026. Di Grup D, Laskar Joko Samudro menang 3-1 atas tim asal Papua, Waanal Brothers FC, di Lapangan THOR, Surabaya, Jumat malam (6/11).
Gresik United kebobolan lebih dulu melalui penalti Andryansyah, pada menit ke-5. Namun, Laskar Joko Samudro berhasil membalas tiga gol lewat penalti Alif Jaelani menit ke-16, Wahyu Agung menit ke-19, dan Rafi Herlianto menit ke-53.
Pelatih Gresik United, Andik Ardiansyah, bersyukur atas kemenangan ini. Menurutnya, kemenangan tersebut sangat penting bagi Guntur Ariyadi dkk. “Kemenangan yang memberi tambahan semangat dan motivasi pemain dalam menyambut laga selanjutnya,” ucapnya.
Andik juga senang melihat apa yang ditampilkan anak asuhnya. Ini penampilan perdana di pertandingan pertama melawan Persekabpas Kabupaten Pasuruan (1/12) mandul, kali ini mampu menunjukkan peningkatan.
“Hasil evaluasi berhasil dilaksanakan dengan baik,” sambungnya.
Baca Juga: LaLiga Kecam Nyanyian Rasis Suporter Athletic Club ke Dua Bintang Real Madrid, Apa Selanjutnya?
Sayangnya, kemenangan Gresik United atas Waanal Brothers FC diwarnai kejadian tangan oknum supporter yang berada di luar pagar Lapangan THOR.
Mereka melakukan tindakan kurang terpuji dengan meneriakkan kata-kata rasisme kepada pemain Waanal Brothers FC.
Wasit Fadlan yang memimpin pertandingan sempat menghentikan jalannya pertandingan pada menit ke-78.
Ia meminta panpel membubarkan kerumunan supporter di luar pagar tersebut. Pertandingan baru dilanjutkan lagi pada menit ke-83.
Pemain yang mendapat ucapan rasisme, pelatih Waanal Brothers FC, Sahala Marudut Tigor, mengkritik keras kinerja panpel. Ia menilai adanya supporter tersebut menunjukkan panpel tidak bekerja maksimal menjalankan regulasi laga.
“Panpel harus introspeksi atas kejadian ini. Harus diminimalisir adanya supporter,” jelasnya.
Menurut Sahala, ucapan rasisme dan provokasi sulit dihindari ketika banyak oknum supporter datang. “Karena mereka diberi ruang sehingga bisa mengucapkan kata-kata kasar,” tegasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
