Shin Tae-yong menjadi harapan Bonek untuk mengangkat prestasi Persebaya Surabaya. (Instagram @shintaeyong_academy)
JawaPos.com — Pertimbangan finansial, kesepakatan kontrak, dan kesiapan Shin Tae-yong untuk kembali ke Indonesia menjadi tiga faktor paling krusial yang menentukan peluang sang pelatih menangani Persebaya Surabaya. Situasi ini membuat harapan Bonek menghangat, tetapi belum cukup kuat untuk memastikan deal besar tersebut bisa terwujud dalam waktu dekat.
Persebaya Surabaya sedang berada dalam masa pencarian pelatih kepala baru setelah melepas Eduardo Perez, keputusan yang memicu berbagai spekulasi seputar kandidat pengganti.
Di tengah kekosongan kursi tersebut, nama Shin Tae-yong mencuat sebagai sosok idaman suporter.
Bonek yang selalu vokal dalam mendukung klub langsung mengusulkan STY sebagai figur yang dianggap paling layak memimpin proyek kebangkitan Green Force.
Antusiasme ini muncul setelah upaya klub mendatangkan Bernardo Tavares kandas tanpa kesepakatan.
Ketiadaan pelatih tetap membuat manajemen memanfaatkan duet caretaker, Uston Nawawi dan Shin Sang-gyu, untuk mengawal latihan sekaligus memimpin tim di pertandingan.
Kolaborasi ini cukup membantu stabilitas Persebaya Surabaya, termasuk saat menahan imbang Bhayangkara FC dengan skor 1-1.
Meski hasil tersebut memberi sedikit napas segar, Bonek merasa langkah ini tidak bisa menjadi solusi jangka panjang.
Mereka ingin klub menghadirkan pelatih berpengalaman yang mampu membawa Persebaya Surabaya bersaing di papan atas Super League 2025/2026.
Harapan itu kian menguat karena reputasi Shin Tae-yong sudah teruji di level Asia.
Kemampuannya membangun disiplin tim dan menata strategi dianggap sangat cocok untuk memperbaiki performa Green Force yang naik turun dalam beberapa musim terakhir.
Selain itu, kehadiran Shin Sang-gyu di staf kepelatihan Persebaya Surabaya menjadi alasan tambahan bagi suporter.
Keduanya pernah bekerja sama di Timnas Indonesia, sehingga Bonek menilai adaptasi STY tidak akan terlalu sulit jika ia datang.
Komentar-komentar Bonek di media sosial menggambarkan antusiasme besar mereka. “StyTY cocok Iki,” tulis salah satu suporter yang berharap manajemen bertindak cepat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
