Nasib Uston Nawawi tengah dapat kritikan keras dari Bonek usai pemecatan pelatih kepala Persebaya Surabaya Eduardo Perez. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)
JawaPos.com — Tak cuma Eduardo Perez yang jadi sorotan, satu nama lain juga disuarakan Bonek untuk segera diganti dari jajaran kepelatihan Persebaya Surabaya. Sosok itu bukan orang sembarangan karena ia adalah legenda hidup Green Force, Uston Nawawi.
Gelombang kritik terhadap Uston muncul tak lama setelah Persebaya Surabaya mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Eduardo Perez.
Pengumuman di Instagram resmi klub langsung dibanjiri komentar yang menyuarakan #UstonOut.
Banyak Bonek menilai pergantian pelatih kepala seharusnya diikuti pembenahan menyeluruh pada jajaran tim kepelatihan. Mereka tak ingin situasi lama kembali terulang ketika pelatih baru datang tetapi asistennya tetap orang yang sama.
Beberapa komentar bernada keras muncul, menyoroti peran Uston yang dianggap stagnan dan tak memberi kontribusi signifikan bagi performa tim.
Bonek juga menuntut manajemen bersikap tegas serta memberikan kewenangan penuh bagi pelatih baru untuk membawa timnya sendiri.
Di sisi lain, pemecatan Eduardo Perez sendiri terbilang cepat karena hanya enam bulan menangani Persebaya Surabaya.
Keputusan itu diambil setelah hasil imbang 1-1 kontra Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo pada 22 November 2025.
Menariknya, dalam unggahan resmi itu manajemen menyisipkan clue mengenai kedatangan pelatih baru dengan kontrak jangka panjang.
Persebaya Surabaya mengaku sudah sepakat dengan pelatih anyar tetapi menunggu tuntasnya proses legal.
Clue tersebut langsung memancing spekulasi dan perbincangan luas dari Bonek. Kolom komentar pun ramai dengan berbagai rekomendasi nama-nama pelatih yang dianggap paling cocok menukangi Green Force.
Bernardo Tavares menjadi nama yang paling banyak disuarakan dan bahkan sudah disambut seolah-olah resmi datang. Bonek menilai Tavares adalah opsi ideal karena saat ini tidak terikat klub setelah berpisah dengan PSM Makassar.
Nama-nama lain seperti Shin Tae-yong, Aji Santoso, Thomas Doll, Timur Kapadze, hingga Jesus Casas juga masuk dalam daftar usulan.
Beberapa akun bahkan mengklaim sudah mendapatkan “Info A1” jika Tavares telah meneken kontrak tiga tahun.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
