Wonderkid Persija Jakarta, Zahaby Gholy jadi pencetak gol pertama Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025. (Dok: Timnas Indonesia)
JawaPos.com - Wonderkid Persija Jakarta, Zahaby Gholy, menjadi pencetak gol perdana Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025. Pemain berusia 16 tahun itu mendapatkan sanjungan dari pelatih Persija, Mauricio Souza, berkat performa ciamiknya.
Zahaby Gholy tampil ciamik saat debut di Piala Dunia U-17 2025. Diturunkan sebagai starter oleh pelatih Nova Arianto, pemain berposisi sayap kanan itu mampu membuat repot lawannya, Zambia U-17, pada laga pembuka grup H.
Bahkan, Gholy sukses menciptakan asa Timnas Indonesia U-17 meraih kemenangan. Dia mencetak gol di awal babak pertama, tepatnya pada menit ke-12, setelah memanfaatkan umpan Evandra Florasta.
Namun, gol yang dibuat Gholy tak mampu membuat Timnas Indonesia U-17 menang. Skuad Garuda Muda kebobolan tiga gol dan akhirnya harus mengakui ketangguhan Zambia U-17 dengan skor 1-3 di lapangan tujuh komplek Doha Sport City atau Aspire Zone, Doha, Qatar, Selasa (4/11).
Terlepas dari itu, Mauricio Souza sebagai pelatih Persija Jakarta ikut senang dengan keberhasilan Gholy cetak gol. Meski tak menontonnya secara langsung, dia sejak awal yakin bahwa pemainnya cukup potensial di Timnas Indonesia U-17.
"Ya, Timnas U-17 bermain kemarin, mereka kalah 3-1. Sebenarnya saya tidak menonton pertandingannya. Tapi saya tahu Gholy adalah pemain yang menjanjikan," kata Mauricio Souza, ditemui di Persija Training Ground, Rabu (5/11).
Lebih lanjut, pelatih asal Brasil itu pun mengirimkan doa terbaik untuk Timnas Indonesia U-17 dan Gholy. Souza berharap Garuda Muda dapat hasil lebih baik lagi ke depan.
"Saya harap tim nasional bisa lolos ke babak selanjutnya dan Gholy bisa sukses di Piala Dunia U-17 2025," kata Souza.
Peluang Timnas Indonesia U-17 untuk berbicara lebih jauh di Piala Dunia U-17 2025 masih terbuka. Garuda Muda masih punya dua pertandingan grup H lagi yang akan dimainkan dalam waktu dekat.
Pertama melawan Brasil pada Jumat (7/11) malam dan terakhir kontra Honduras pada Senin (10/11). Garuda wajib meraih minimal satu kemenangan untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.
Pasalnya, tim yang berhak lolos ke babak 32 besar hanyalah juara dan runner-up tiap grup, serta delapan tim peringkat ketiga terbaik. Koleksi sedikitnya tiga poin dapat membuat asa Timnas Indonesia U-17 lolos dari jalur peringkat tiga terbuka, meski harus melihat hasil-hasil tim di grup lain.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
