Pesepak bola Persib Bandung Andrew Patric Jung (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSBS Biak Sandro Sene Anibal Embalo (kedua kiri) dan A Oktaviansyah (kanan). (Istimewa)
JawaPos.com-Kabar negatif menghampiri PSBS Biak jelang menghadapi Persebaya Surabaya. Klub berjuluk Badai Pasifik itu mendapatkan sanksi dari FIFA yang berdampak pada masa depan tim.
PSBS Biak dijadwalkan melakoni laga kandang pada pekan kesepuluh Super League 2025/2026. Badai Pasifik bakal menantang tamunya dari Jawa Timur, Persebaya Surabaya, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogja pada Jumat (24/10).
Meski berstatus tuan rumah, PSBS tetap jauh dari rumahnya. Sejak awal musim mereka memang tak pernah bermain di kandang sesungguhnya sendiri.
Selain itu, tren PSBS Biak juga tak mengkilap. Badai Pasifik baru menang sekali dan bahkan sudah menelan lima kekalahan dalam delapan laga yang dimainkan. Posisinya pun berada di urutan ke-17, satu tingkat di atas dasar klasemen.
Apesnya, beberapa hari jelang melawan Persebaya, PSBS dapat kabar buruk lain. Yakni hukuman atau sanksi diterima oleh Badai Pasifik dari FIFA.
Sanksi yang dimaksud adalah FIFA Registration Bans alias larangan pendaftaran pemain. PSBS menerima hukuman itu per 20 Oktober 2025 dan dihukum berupa tak boleh mendaftarkan pemain baru selama tiga periode jendela transfer.
FIFA Registrations Bans atau sanksi larangan pendaftaran adalah hukuman yang diberikan kepada klub yang melanggar regulasi transfer, seperti tunggakan pembayaran terhadap pemain atau klub lain.
Namun tak dijelaskan penyebab PSBS Biak kena sanksi. Manajemen pun sampai saat ini masih belum memberikan pernyataan resmi menyikapi hukuman FIFA tersebut.
Lantas seberapa besar kerugian PSBS Biak jelang menghadapi Persebaya? Secara teknis, tidak ada. Sebab seluruh pemain baru Badai Pasifik sudah didaftarkan sejak awal musim dan dalam beberapa pekan atau bulan terakhir juga mereka tak memiliki pemain baru.
Namun sanksi ini kemungkinan berdampak buruk pada internal tim. Munculnya hukuman dari FIFA menandakan ada yang tak beres dalam kubu PSBS Biak, utamanya urusan dengan manajemen.
Nah Persebaya sebagai tim tamu jelas harus bisa memanfaatkan situasi ini dengan semaksimal mungkin. Green Force harus dapat memenangkan pertandingan kontra tim yang lagi bermasalah.
Selain itu laga ini juga bisa jadi momentum bangkit Persebaya setelah dihajar 3-1 oleh Persija Jakarta di kandang mereka, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Apalagi, PSBS Biak pekan lalu juga tak dapat hasil bagus karena dibekuk tiga gol tanpa balas oleh Persib Bandung. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022