Timnas Indonesia kalahkan Tiongkok 1-0 lewat gol tunggal Ole Romeny. (FOTO: Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ole Romeny menikmati babak baru dalam kariernya bersama tim nasional Indonesia. Penyerang berusia 25 tahun itu tidak hanya menemukan semangat baru di lapangan, tetapi juga kekaguman terhadap rekan setimnya, Jay Idzes, sosok yang ia sebut sebagai pemain paling diremehkan di skuad Garuda.
Dalam podcast “Lebih dari Sepak Bola: Siang dan Malam” bersama media Belanda VootballPrimeur (VP), mantan striker FC Utrecht itu berbagi pandangan tentang atmosfer yang ia rasakan setelah resmi menjadi bagian dari skuad merah putih.
Ia mengaku terkesan dengan bagaimana tim Indonesia menyatukan beragam latar belakang pemain dari dalam dan luar negeri.
“Ketika saya melihat bagaimana ia menerima jabatan kapten dan bagaimana ia menanganinya, saya merasa sungguh luar biasa,” ujar Romeny tentang Jay Idzes.
“Tentu saja, Anda juga harus berhadapan dengan pemain yang berasal dari Indonesia dan Eropa, dan ia mempertahankan semuanya dengan sangat baik. Ia mempertahankan seluruh budaya itu,” sambungnya.
Jay Idzes, yang kini menjadi salah satu figur penting di lini belakang dan baru-baru ini dipercaya mengenakan ban kapten, memang dikenal dengan karakternya yang tenang dan disiplin. Romeny menyebut cara Idzes menyeimbangkan dinamika antara pemain lokal dan pemain keturunan sebagai contoh kepemimpinan yang matang, hal yang jarang diperhatikan publik.
Bagi Romeny sendiri, perjalanan ke Indonesia adalah pengalaman yang jauh lebih besar dari sekadar sepak bola. Ia berbicara tentang perbedaan budaya, dukungan suporter, hingga atmosfer pertandingan yang disebutnya “tak tergantikan”.
“Suporter Indonesia benar-benar luar biasa,” ujarnya dengan nada kagum. “Mereka mengambil alih stadion. Di mana pun kami bermain, selalu ada energi yang sulit dijelaskan,” sambung Ole Romeny.
Dengan dua laga berat di depan melawan Arab Saudi dan Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, kehadiran pemain seperti Romeny dan Idzes diharapkan bisa menambah dimensi baru dalam permainan timnas.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
